HOAX! Kondisi Kesehatan Prabowo Subianto Mengalami Sakit-sakitan

Hasil pemeriksaan medis, Prabowo Subianto beserta capres dan calon wakil presiden (cawapres) lainnya telah memenuhi syarat untuk mengikuti Pemilu 2024

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: Hari Susmayanti
Kominfo RI
Konten hoax yang menyatakan kondisi Prabowo yang sakit-sakitan 

TRIBUNJOGJA.COM - Beredar sebuah unggahan video di media sosial X/Twitter dengan narasi yang menyebutkan kondisi kesehatan calon presiden (capres) Prabowo Subianto mengalami sakit-sakitan.

Selain itu dalam video tersebut juga disebutkan bahwa rakyat tidak akan mendukung presiden tua.

Video tersebut juga menampilkan Prabowo Subianto menggunakan kemeja berwarna putih dengan celana hitam berdiri memegang microphone dalam suatu kegiatan acara. 

Faktanya, berdasarkan hasil penelusuran, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka telah melakukan tes kesehatan pada 26 Oktober 2023 yang dilakukan oleh tim kedokteran yang ditunjuk Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hasil dari pemeriksaan tersebut dinyatakan Prabowo Subianto beserta capres dan calon wakil presiden (cawapres) lainnya telah memenuhi syarat untuk mengikuti Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2024.

Oleh karena itu, unggahan video yang menyebutkan Prabowo Subianto sakit-sakitan adalah tidak benar atau hoax.

Baca juga: HOAX! KPU Coret Gibran sebagai Cawapres dan Berikan Denda Rp50 Miliar

Menjelang Pemilu, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah mengidentifikasi total 101 isu hoax yang beredar mengenai Pemilu sejak Januari 2023 hingga 26 Oktober 2023.

Penyebaran hoax dan disinformasi terkait pemilu paling banyak ditemukan di platform facebook

Kondisi itu harus menjadi perhatian bersama. Pasalnya, keberadaan hoaks mengenai Pemilu tidak hanya menurunkan kualitas demokrasi namun berpotensi memecah belah bangsa.

Tidak hanya menyasar para bacapres dan bacawapres. isu hoaks dan disinformasi yang kami temukan turut menyasar reputasi KPU dan penyelenggaraan pemilu untuk menimbulkan distrust terhadap Pemilu.

Kementerian Kominfo mengimbau masyarakat untuk berhati-hati ketika mendapatkan informasi yang dapat dimanipulasi atau diselewengkan.

Kominfo pun turut mengimbau agar masyarakat selalu merujuk sumber-sumber tepercaya seperti situs pemerintah dan/atau media yang kredibel.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved