Relawan Evakuasi Sarang Tawon Vespa di Ceper Klaten, Diameter hingga 50 Cm
Sarang tawon Vespa affinis itu cukup besar, dengan diameter 50 cm dan menggantung di atap rumah seorang warga di Ceper, Klaten
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sejumlah relawan yang tergabung dalam komunitas Exalos Indonesia mengevakuasi sarang tawon Vespa affinis di salah satu rumah di Desa Klepu, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Minggu (12/11/2023) malam.
Sarang tawon Vespa affinis itu cukup besar, dengan diameter 50 cm dan menggantung di atap rumah.
“Jadi, kami mendapat laporan dari rekan relawan yang rumahnya dekat dengan lokasi. Pemilik rumah bilang ke rekan relawan itu kalau ada sarang tawon Vespa di rumah dan segera kami evakuasi,” kata Raditya Syaiful Fauzi atau yang akrab disapa Bolank kepada Tribun Jogja, Senin (13/11/2023).
Menurutnya, keberadaan sarang tawon Vespa affinis di rumah orang itu bisa membahayakan penghuni.
Sebab, gigitan tawon Vespa affinis cukup berbahaya, bahkan bisa menyebabkan kematian.
“Biasanya, di awal musim penghujan gini memang banyak sarang tawon Vespa affinis. Di rumah itu, sudah evakuasi (sarang tawon) dua kali. Yang semalam, usia sarangnya baru 1-2 bulan,” ungkapnya.
Ia mengungkap, proses evakuasi berlangsung selama 30 menit dari sekitar jam 19:00 WIB.
Lantaran terletak di area atap dengan medan yang tidak sulit, tim relawan pun menggunakan pertalite untuk membius tawon-tawon yang berada di sarang.
Setelahnya, sarang baru diturunkan dan dimusnahkan dengan cara dibakar.
“Untuk evakuasinya, kebetulan tidak terlalu sulit ya karena sarang tawon berada di dekat blandar (balok rumah). Pertalite itu kami tuangkan ke dalam botol air minera, lubang tutup botol sudah dilubangi dan semprotkan saja ke sarangnya” jelas Bolank.
Dia mengungkap, evakuasi sarang tawon Vespa affinis memang biasa dilakukan malam hari, salah satu penyebabnya karena hewan tersebut memiliki pandangan terbatas ketika matahari sudah terbenam.
“90 persen tawon ada di dalam sarang kalau malam hari. Lubang keluar masuk tawon itu kami semprot bagian luar sarangnya. Nah, biasanya yang 10 persen tawon itu lupa pulang saja,” ucap Bolank sambil tertawa.
Dalam setahun, kata dia, tim relawan bisa mengevakuasi lebih dari 30 sarang tawon Vespa affinis di Klaten.
Dia menilai, persebaran tawon tersebut cukup pesat dan kerap masuk ke area penduduk. Hampir di seluruh wilayah Klaten ada sarang tawon Vespa.
“Maka, kalau ada yang tahu keberadaan tawon Vespa, jangan diapa-apakan, jangan dilempari, apalagi diganggu, karena tawon Vespa affinis ini jenisnya pendendam,” imbaunya.
Masyarakat bisa segera menghubungi pemadam kebakaran atau relawan seperti Exalos Indonesia untuk membantu evakuasi sarang tawon Vespa affinis. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Relawan-evakuasi-sarang-tawon-Vespa-affinis-di-Klaten.jpg)