Profil Singkat dan Perjalanan Karir Cak Diqin, Seniman Campursari yang Meninggal Hari Ini

Penyanyi yang terkenal dengan lagu Cinta Tak Terpisahkan tersebut menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Pandan Arang Boyolali.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TribunSolo.com
Penyanyi Campursari H. Muhammad Sodiqin atau Cak Diqin menghembuskan napas terakhirnya di RSUD Pandan Arang Boyolali pada Jumat (10/11/2023). 

"Tahun itu awal-awal campur sari Pak Manthous," ujarnya.

Cak Diqin pun akhirnya bergabung dengan grup campur sari Manthous.

"Tahun 1994 saya gabung di gerbangnya Manthous," ungkap Cak Diqin.

Cak Diqin bergabung bersama Manthous menjadi pembawa acara atau MC.

"Saya dulu MC-nya Mas Manthos, dimanapun Mas Manthos saya yang MC," ujarnya.

Tugas belajar Cak Diqin di STSI Surakarta pun tidak dapat diselesaikannya.

"Karena di tengah jalan saya memutuskan untuk melepas atribut PNS dengan hormat kepada negara," ujarnya.

Cak Diqin mengungkapkan ia resmi melepas atribut abdi negara pada 2003 saya.

"Kemudian menyandang seniman secara utuh," ujarnya.

Musisi kelahiran Banyuwangi, 15 April 1964 tersebut mengaku mulai menciptakan lagu campur sari di tahun 1996.

Cak Diqin mengaku hingga kini sudah lebih dari 150 lagu ia ciptakan.

"Sekitar 150-an lagu lebih," ungkapnya.

Kala menjadi musisi, Cak Diqin tak hanya manggung di dalam negeri.

"Saya pernah manggung di Hongkong dan Malaysia," ujarnya.

Beberapa lagu populer karya Cak Diqin antara lain Cinta Tak Terpisahkan, Tragedi Tali Kutang, Slenco, Sepur Argo Lawu, dan Lohan.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved