Hari Pahlawan 2023
69 Ide Slogan dan Kata Mutiara Hari Pahlawan 2023 untuk Awali Semangat Saat Upacara Bendera
Inilah ide slogan dan kata mutiara Hari Pahlawan 2023 untuk mengawali semangat saat upacara bendera.
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Bunga Kartikasari
40. "Jatuh bangunnya negara ini sangat tergantung dari bangsa ini sendiri. Makin pudar persatuan dan kepedulian, Indonesia hanyalah sekedar nama dan gambar seuntaian pulau di peta. Jangan mengharap bangsa lain respek terhadap bangsa ini, bila kita sendiri gemar memperdaya sesama saudara sebangsa, merusak dan mencuri kekayaan Ibu Pertiwi." - Moh. Hatta.
Baca juga: Mengenal 10 Tokoh Pahlawan Indonesia Dalam Rangka Memperingati Hari Pahlawan
41. "Untuk mencapai sesuatu, harus diperjuangkan dulu. Seperti mengambil buah kelapa, dan tidak menunggu saja seperti jatuh durian yang telah masak." - Mohammad Natsir.
42. “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” - Soekarno
43. “Pemilihan umum jangan menjadi tempat pertempuran. Perjuangan kepartaian yang dapat memecah persatuan bangsa Indonesia.” - Soekarno
44. “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun.” - Soekarno
45. "Cita-cita persatuan Indonesia itu bukan omong kosong, tetapi benar-benar didukung oleh kekuatan-kekuatan yang timbul pada akar sejarah bangsa kita sendiri." - Prof. Moh. Yamin, SH.
(disampaikan pada kongres II di Jakarta tanggal 27-28 Oktober 1928)
46. "Indonesia merdeka harus menjadi tujuan hidup kita bersama." - Teuku Nyak Arif.
(disampaikan pada pidato bulan Maret 1945 pada saat beliau menjadi wakil ketua DPR seluruh Sumatera)
47. "Dalam menghadapi musuh, tak ada yang lebih mengena daripada senjata kasih sayang." - Cut Nyak Dhien
48. "Berapapun cepatnya kebohongan itu, namun kebenaran akan mengejarnya juga." -Tan Malaka
49. "Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya." - Ir. Sukarno.
50. “Kalau pemuda sudah berumur 21-22 tahun sama sekali tidak berjuang, tak bercita-cita, tak bergiat untuk tanah air dan bangsa, pemuda begini baiknya digunduli saja kepalanya.” - Soekarno
51. “Aku ini bukan apa-apa kalau tanpa rakyat. Aku besar karena rakyat, berjuang karena rakyat, dan aku penyambung lidah rakyat.” - Soekarno
52. “Kita belum hidup dalam sinar bulan purnama, kita masih hidup dimasa pancaroba. Jadi tetaplah bersemangat elang rajawali.” - Soekarno
53. “Kita bangsa besar, kita bukan bangsa tempe. Kita tidak akan mengemis, kita tidak akan minta-minta, apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu! Lebih baik makan gaplek tetapi merdeka, daripada makan bestik tapi budak.” – Soekarno
54. “Negeri ini, Republik Indonesia, bukanlah milik suatu golongan, bukan milik suatu agama, bukan milik suatu kelompok etnis, bukan juga milik suatu adat-istiadat tertentu, tapi milik kita semua dari Sabang sampai Merauke!” - Soekarno
55. "Untuk keamanan dan kesentosaan jiwa, kita harus mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, orang yang mendekatkan diri kepada Tuhan tidak akan terperosok hidupnya, dan tidak akan takut menghadapi cobaan hidup, karena Tuhan akan selalu menuntun dan melimpahkan anugerah yang tidak ternilai harganya." - Nyi Ageng Serang.
(disampaikan pada saat Nyi Ageng Serang mendengarkan keluhan keprihatinan para pengikut/rakyat, akibat kaum penjajah)
56. "Tempat saya yang terbaik adalah di tengah-tengah anak buah. Saya akan meneruskan perjuangan. Met of zonder Pemerintah TNI akan berjuang terus." - Jenderal Sudirman.
(disampaikan dalam keadaan sakit pada jam-jam terakhir sebelum jatuhnya Yogyakarta)
57. "Right or wrong my country, lebih-lebih kalau kita tahu, negara kita dalam keadaan bobrok, maka justru saat itu pula kita wajib memperbaikinya." - DR. R. Soeharso.
(pernyataannya sebagai seorang nasionalis dan patriot)
58. "Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Dan berikan aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia." - Ir. Soekarno.
(pidato Hari Pahlawan 10 November 1961)
59. "Kita yang berjuang jangan sekali-kali mengharapkan pangkat, kedudukan ataupun gaji yang tinggi". - Supriyadi.
(disampaikan pada saat memimpin pertemuan rahasia yang dihadiri beberapa anggota PETA)
60. "Tahukah engkau semboyanku? Aku mau! 2 patah kata yang ringkas itu sudah beberapa kali mendukung dan membawa aku melintasi gunung keberatan dan kesusahan. Kata "Aku tidak dapat!" melenyapkan rasa berani. Kalimat "Aku mau!" membuat kita mudah mendaki puncak gunung." - R.A. Kartini.
61. "Jika orang lain bisa, saya juga bisa, mengapa pemuda-pemuda kita tidak bisa, jika memang mau berjuang" - Abdul Muis.
(menceritakan pengalamannya di luar negeri kepada para pemuda di Sulawesi)
62. "Pattimura-pattimura tua boleh dihancurkan, tetapi kelak Pattimura-Pattimura muda akan bangkit." - Pattimura.
(disampaikan pada saat akan digantung di Kota Ambon tanggal 16 Desember 1817)
63. "Jangan sanjung aku, tetapi teruskanlah perjuanganku!" - Silas Papare (disampaikan pada saat memperjuangkan Irian Barat agar terlepas dari kolonialisme Belanda).
64. "Jangan memperbanyak lawan, tetapi perbanyaklah kawan." - Bung Tomo.
(pidato Bung Tomo melalui Radio Pemberontakan)
64. "Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka." - Ir. Soekarno
(pidato HUT Proklamasi 1963)
66. "Pahlawan yang setia itu berkorban, bukan buat dikenal namanya, tetapi semata-mata untuk membela cita-cita." - Moh. Hatta.
67. "Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri." - Ir. Soekarno.
68. "Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah." - Ir. Soekarno.
69. "Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat membikin secarik kain putih merah dan putih maka selama itu tidak akan kita mau menyerah kepada siapapun juga." - Bung Tomo.
(pidato Bung Tomo di radio pada saat pertempuran menghadapi Inggris di Surabaya bulan November 1945)
( Tribunjogja.com / Bunga Kartikasari )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/37-CONTOH-Pantun-Hari-Pahlawan-untuk-Murid-SD-SMP-dan-SMA-Mari-Bangkitkan-Nasionalisme.jpg)