Kecelakaan Maut Jalan Solo

BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut di Sleman, Pemotor Tabrak Devider Jalan, Dua Orang Meninggal Dunia 

Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Laksda Adisutjipto, tepatnya depan gedung Wanita Tama Dusun Papringan, Caturtunggal, Depok, Sleman, Kamis pagi.

|
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
Istimewa/Dok Satlantas Polresta Sleman
Petugas memeriksa kondisi korban kecelakaan di Jalan Laksa Adisucipto, Sleman, Yogyakarta pada Kamis (9/11/2023) pagi 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kecelakaan lalulintas yang menyebabkan korban meninggal dunia terjadi di Jalan Laksda Adisutjipto, tepatnya depan gedung Wanita Tama Dusun Papringan, Caturtunggal, Depok, Sleman, Kamis (9/10/2023) pagi.

Sebuah sepeda motor oleng hingga menabrak devider atau pembatas jalan.

Dua orang dikabarkan meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal tersebut. 

Kasat Lantas Polresta Sleman Komisaris Polisi Andhies F Utomo mengatakan, dua korban meninggal adalah AC (32) dan RS (27) keduanya warga Jetis Yogyakarta.

Mereka merupakan pengemudi dan penumpang sepeda motor yang mengalami insiden kecelakaan.

Korban AC mengalami luka cidera bagian kepala, patah tulang kaki dan punggung.

Sedangkan korban RS mengalami luka sobek bagian wajah dan cidera kepala berat. 

"Keduanya meninggal dunia dan dibawa ke RS Bhayangkara," terang Andhies. 

Diceritakan, kronologi kecelakaan lalulintas tersebut bermula ketika sepeda motor Honda Vario nopol AB 4158 PU yang dikendarai kedua korban, melaju dari arah timur ke barat.

Sesampai di lokasi kejadian, korban diduga kurang konsentrasi sehingga kendaraanya oleng ke kanan hingga terjatuh.

Nahas, jatuhnya sepeda motor tersebut membentur pot tanaman dan pembatas devider tengah jalan. 

Baca juga: Hiu Tutul Sepanjang Ukuran Truk Terdampar di Pantai Selatan Kulon Progo

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Sleman, Iptu Catur Bowo Laksono menambahkan, kerasnya benturan itu mengakibatkan kedua korban mengalami luka-luka dan meninggal dunia.

Sedangkan sepeda motor yang ditunggangi korban rusak pada bagian bodi depan sebelah kanan pecah.

Menurut Bowo, kecelakaan lalulintas ini diduga karena human eror. Bukan karena kontur jalan bergelombang. 

"(Dugaannya) karena human eror terkait konsentrasi. Kasusnya ditangani (Satlantas) Polresta Sleman," kata dia.(rif)

 

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved