Lirik Lagu dan Terjemahan

Lirik dan Terjemahan Lagu Terminal Tirtonadi, yang sedang Trending YouTube

Berikut lirik dan terjemahan lagu Terminal Tirtonadi yang dicover oleh penyanyi Sasya Arkhisna dan sedang menjadi Trending Youtube.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Youtube Sasya Arkhisna
Lirik dan Terjemahan Lagu Terminal Tirtonadi, yang sedang Trending Youtube 

TRIBUNJOGJA.COM – Berikut lirik dan terjemahan lagu Terminal Tirtonadi yang dicover oleh penyanyi Sasya Arkhisna dan sedang menjadi trending Youtube.

Lagu Terminal Tirtonadi merupakan karya mendiang Didi Kempot dan rilis pada tahun 2012. Lagu ini masuk dalam album The Best Campursari.

Saat ini lagu Terminal Tirtonadi kembali trending di Youtube usai dicover oleh penyanyi asal Kediri, Sasya Arkhisna.

Video musik lagu ini dirilis di kanal YouTube pribadi milik Sasya Arkhisna pada 27 Oktober 2023.

Sejak rilis 6 hari lalu, video tersebut telah ditoton lebih dari 490 ribu kali dan saat ini menempati posisi trending #5 di Youtube Music Indonesia.

Lagu Terminal Tirtonadi berlatarkan di Terminal Bus Tirtoadi yang terletak di Kota Solo, Jawa Tengah.

Lagu Terminal Tirtonadi menceritakan tentang perpisahan pasangan, tetapi salah satu dari pasangan masih dihantui perasaan rindu dan penantian kepada pasangannya bertahun-tahun lamanya, ibaratnya hinggal musim berganti dari musim hujan ke kemarau.

Seseorang tersebut menunggu di Terminal Tirtonadi sepanjang malam. Ia berharap janji yang pernah diucapkan pasangannya dapat ditepati dan mereka dapat bersatu kembali.

Baca juga: Lirik dan Terjemahan Lagu Wirang, Single Terbaru Denny Caknan

Baca juga: Lirik dan Terjemahan Lagu Taman Jurug yang Jadi Sound Viral di TikTok

Berikut dipaparkan Lirik dan Terjemahan Lagu Terminal Tirtonadi.

Lirik dan Terjemahan Lagu Terminal Tirtonadi

Nalikane ing Tirtonadi
(Ketika di Tirtonadi)
Ngenteni tekane bis wayah wengi
(Menunggu datangnya bis saat malam)
Tanganmu tak kanthi, kowe ngucap janji
(Tanganmu tidak sampai, kamu mengucap janji)
Lungo mesti bali
(Pergi pasti pulang)

Rasane ngitung nganti lali
(Rasanya menghitung sampai lupa)
Wis pirang taun anggonku ngenteni
(Sudah beberapa tahun untuk menunggu)
Ngenteni sliramu, neng kene tak tunggu
(Menunggu dirimu, di sini aku menunggu)
Nganti saelingmu
(Sampai seingatmu)

Mongso rendeng wis ganti ketigo
(Musim hujan sampai sudah ganti kemarau)
Opo kowe ra kroso
(Apa kamu tidak merasa)
Yen kowe isih eling lan tresno
(Jika kamu masih ingat dan cinta)
Kudune kowe kroso
(Seharusnya kamu merasa)

Nalikane ing Tirtonadi
(Ketika di Tirtonadi)
Ngenteni tekane bis wayah wengi
(Menunggu datangnya bis saat malam)
Tanganmu tak kanthi, kowe ngucap janji
(Tanganmu tidak sampai, kamu mengucap janji)
Lungo mesti bali
(Pergi pasti pulang)

Wis suwe, wis suwe, wis suwe, kangen sing tak rasakke
(Sudah lama, sudah lama, sudah lama, kangen yang aku rasakan)
Rasane, rasane, rasane, rasane koyo ngene
(Rasanya, rasanya, rasanya, rasanya seperti ini)
Neng kene, neng kene, neng kene aku ngenteni kowe
(Di sini, di sini, di sini aku menunggu kamu)
Aku kangen, kangenku mung kanggo kowe
(Aku kangen, kangenku hanya untuk kamu)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved