Bacaan dan Niat Doa
Niat dan Tata Cara Salat Hajat Agar Keinginan Diijabah Allah SWT
Salat hajat merupakan ibadah sunah yang dilakukan oleh seorang muslim untuk memohon suatu kebutuhan atau hajat yang diinginkan kepada Allah SWT.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Salat hajat merupakan ibadah sunah yang dilakukan oleh seorang Muslim untuk memohon suatu kebutuhan atau hajat yang diinginkan kepada Allah SWT.
Salat hajat dapat dilakukan kapan saja dan lebih utama dianjurkan pada malam hari.
Salat hajat dianjurkan untuk dilakukan apabila seseorang sedang membutuhkan pertolongan kepada Allah SWT untuk memenuhi kebutuhan atau keinginannya agar cepat terkabul.
Salat hajat dapat dilakukan minimal dua rakaat atau hingga 12 rakaat.
Anjuran untuk melakukan salat hajat dapat juga ditemukan dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 45 yang berbunyi:
وَاسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِ ۗ وَاِنَّهَا لَكَبِيْرَةٌ اِلَّا عَلَى الْخٰشِعِيْنَۙ ٤٥
Artinya: "Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat. Sesungguhnya (salat) itu benar-benar berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk." (QS Al Baqarah 45)
Baca juga: Doa dan Tata Cara Shalat Istisqa untuk Meminta Hujan
Dan juga terdapat dalam Hadits Rasulullah SAW yang berbunyi:
Artinya: "Barang siapa yang berwudhu dan menyempurnakannya, kemudian dia sholat dua rakaat dan disempurnakannya, maka Allah akan memberikan kepadanya apa yang dia inginkan, baik segera atau ditunda." (HR Ahmad dengan sanad shahih)
Berikut tata cara salat hajat
1. Membaca niat shalat hajat
اُصَلِّى سُنَّةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى
Ushollii sunnatal haajati rok'aataini lillahi ta'ala
Artinya: "Aku berniat sholat hajat sunnah hajat dua raka'at karena Allah Ta'ala"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/1-Shalat-Gerhana.jpg)