Tips Kesehatan

Apa Itu Bintitan: Penyebab, Gejala, dan Cara Pengobatannya

Bintitan merupakan kondisi dimana terdapat bisul kecil yang menimbulkan sakit pada tepi kelopak mata.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
Familydoctor.org
Mengenal bintitan: penyebab, gejala, dan cara pengobatannya 

TRIBUNJOGJA.COM - Bintitan merupakan kondisi dimana terdapat bisul kecil yang menimbulkan sakit pada tepi kelopak mata.

Dalam bahasa medis bintitan disebut dengan hordeolum.

Bintitan seringkali muncul pada kelopak mata bagian luar dan menimbulkan rasa sakit serta peradangan.

Baca juga: Manfaat Kantung Bekas Teh Celup : Bisa Bantu Hilangkan Mata Panda Hingga Obati Bintitan

 

Penyebab bintitan

Bintitan dapat timbul akibat infeksi bakteri staphylococcus yang terdapat pada kulit.

Bakteri tersebut nantinya akan menyumbat kelenjar minyak dan menimbulkan peradangan pada kelopak mata.

Bintitan juga dapat disebabkan karena kulit mati dan kuman yang terperangkap pada ujung kelopak mata.

Penyebab bintitan timbul juga terjadi karena beberapa faktor seperti:

●     Penggunaan kosmetik kadaluarsa

●     Tidak membersihkan kosmetik saat sebelum tidur

●     Pemakaian lensa kontak yang tidak steril

●     Ujung kelopak mata mengalami peradangan

●     Menyentuh mata dalam keadaan tangan yang kotor

●     Terdapat penyakit rosacea yang menyebabkan kulit wajah memerah

 

Gejala dan ciri bintitan

Bintitan memiliki gejala dan ciri seperti tumbuhnya bisul kecil atau bintil merah hingga terdapat nanah pada kelopak mata, baik bagian dalam maupun bagian luar.

Seperti mata merah, mata berair, dan kelopak mata terasa bengkak serta  nyeri merupakan gejala lain dari bintitan.

 

Cara pengobatan bintitan

Bintitan pada umumnya dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu 7-12 hari.

Bintitan nantinya akan pecah dan mengeluarkan nanah disaat puncaknya, hal tersebut merupakan tanda jika bintitan akan segera sembuh.

Namun, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi gejala bintitan, seperti:

●     Selalu menjaga kebersihan mata, mencuci kelopak mata yang terdapat bintitan dengan sabun secara  perlahan dan hindari dahulu penggunaan kosmetik.

●     Melakukan kompres mata dengan air hangat

●     Hindari dahulu penggunaan lensa kontak hingga bintitan telah sembuh

●     Mengonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol untuk mengurangi rasa sakit pada mata

 

Apabila bintitan dirasa tidak kunjung sembuh dan semakin parah, maka perlu pemeriksaan lanjut ke dokter untuk mendapatkan penanganan.

Karena bintitan bisa saja akan berkembang menjadi kista karena penyebaran infeksi pada jaringan sekitar mata.

Cara umum yang dilakukan dokter untuk menyembuhkan bintitan biasanya dengan cara memberikan obat mata seperti salep atau tetes mata antibiotik, hingga melakukan sayatan kecil pada bintitan untuk mengeluarkan nanahnya. ( MG Ani Ulwiyati )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved