Pilpres 2024

Harta Kekayaan Terbaru Ganjar Pranowo dan Mahfud MD Berdasarkan LHKPN

Berapa kekayaan ganjar pranowo dan Mahfud MD Ganjar memiliki tujuh bidang tanah dan bangunan senilai Rp 6,15 miliar

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Dok. Istimewa
Ganjar Pranowo dan Mahfud MD saat deklarasi pasangan Capres-Cawapres di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Rabu (18/10/2023) 

Ia menuturkan, proses penjajakan dari PDI Perjuangan adalah tak lama sejak pendeklarasian Ganjar Pranowo sebagai capres.

Mahfud MD menuturkan, pada akhir April hingga Mei 2023, tokoh-tokoh dari PDIP rutin menemuinya.

“Persisnya tanggalnya lupa saya, tapi itu kira-kira bulan Mei tuh (mulai) menjajaki. Pak Mahfud gimana, saya bilang ‘ndak lah, ndak mau’ gitu."

"Tapi kemudian datang lagi, yang lain datang lagi gitu ya. Ada beberapa kali ada beberapa orang, sudah lama,” ujar Mahfud lagi.

Mahfud MD bahkan mengungkap tokoh-tokoh partai yang aktif penjajakan kepadanya antara lain Olly Dondokambey, Said Abdullah hingga Ahmad Basarah. Semula, Mahfud menanggapinya sebagai angin lalu.

Dari penolakannya, lanjut Mahfud MD, penjajakan dirasakan makin serius.

Apalagi dalam beberapa kesempatan acara nasional yang dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi), namanya acapkali disebutkan sebagai salah satu kandidat di Pilpres 2024.

“Mungkin tidak (atau) bukan dengan maksud mendorong atau apa. (Misalnya) ketika Pak Ganjar berkunjung ke Solo, ke rumah Pak Jokowi sehari sesudah deklarasi, wartawan tanya siapa aja calon wakilnya Pak Ganjar, (dijawab) ‘oh banyak’ saya masuk (disebutkan),” ujar Mahfud.

Mantan Ketua MK itu menuturkan tak pernah ada diskusi terkait pencalonan dirinya dengan Jokowi. Ia bahkan menghindari diskusi tersebut lantaran enggan dianggap mencari dukungan. Sebab, kata Mahfud, Jokowi tak pernah secara khusus membahas soal Pilpres 2024.

“Pak Jokowi setiap ketemu saya ya wajahnya (seperti) biasa sopan, ramah, bergurau, tapi sama sekali kalau dengan saya tidak nyinggung soal pilpres,” ujarnya.

Mahfud menuturkan, selain dari tokoh PDIP penjajakan juga dilakukan oleh pimpinan partai politik pengusung Ganjar Pranowo. Di antaranya Plt Ketum PPP Mardiono, Ketum Perindo Hary Tanoe hingga Ketum Hanura Oesman Sapta Oedang.

Seiring makin kencangnya slentingan bahwa dirinya akan dipasangkan dengan Ganjar, Mahfud pun mulai melunak.

Hingga sekira beberapa pekan lalu, saat ramai gugatan MK, suara parpol pengusung Ganjar makin bulat kepada dirinya.

“Nah yang kemudian definitif itu kira-kira 4-5 hari lalu lah, Hasto datang. Memberitahu ini sudah sekian persen, Bapak hampir pasti (cawapres), tapi Pak Mahfud kita mau buat element of surprise,” kenangnya.

Guru Besar Hukum Tata Negara itu mengatakan, saat itu ia tegas tak akan berkomentar tentang penunjukannya sebagai Bacawapres.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved