Berita Video
Serangan Balik Ukraina Dipatahkan, Mimpi Buruk Bagi Tentara Kiev
Taktik yang dilakukan oleh Rusia dalam garis pertahanannya yang kuat membuat serangan balik Ukraina melambat.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Agus Wahyu
TRIBUNJOGJA.COM - Taktik yang dilakukan oleh Rusia dalam garis pertahanannya yang kuat membuat serangan balik Ukraina melambat.
Seorang pakar militer menyebut ada beberapa faktor yang dikendalikan Rusia untuk menghambat serangan balik tersebut.
Pakar militer itu mengatakan bahwa ladang ranjau, jaringan parit dan penghalang tank berperan dalam kendali Rusia.
Selain itu, keengganan sekutu NATO untuk segera memasok pesawat tempur modern dan senjata jarak jauh itu juga pengaruh dari Moskow.
The New York Times menyebut bahwa pertahanan elastis yang dilakukan Rusia memungkinkan untuk mengendalikan kemajuan Ukraina.
Diketahui serangan balasan Ukraina dimulai pada tanggal (4/6) lalu.
Tiga bulan kemudian, Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan serangan balasan tidak hanya terhenti namun sebagai sebuah kegagalan Kiev/
Menurutnya, dalam upaya untuk mencapai hasil dengan cara apapun, Ukraina kehilangan 71 ribua personel militer.
Menurut Menteri Pertahanan Sergei Shoigu, Prajurit Ukraina tidak mencapai tujuan mereka di bidang apapun.
Diketahui bahwa perang Rusia Ukraina sudah hampir terjadi selama dua tahun.
Namun hingga kini belum ada tanda perdamaian dilakukan. (*)