Berita Pendidikan Hari Ini

Pesawat Tanpa Awak Buatan GAMAFORCE UGM Sabet 7 Kali Juara Umum KRTI

Gelar juara umum yang diraih GAMAFORCE mendominasi perolehan empat medali emas, dua perak dan satu juara harapan.

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Tim GAMAFORCE UGM memperlihatkan pesawat tanpa awak buatannya yang berhasil menyabet tujuh kali juara umum dalam KRTI, Jumat (29/9/2023). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pesawat tanpa awak yang dikembangkan oleh tim Gadjah Mada Flying Riset Center (GAMAFORCE) berhasil mempertahankan gelar juara umum dalam Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2023.

Ajang perlombaan berlangsung pada 22-27 September 2023 di Lampung.

Ketua GAMAFORCE, Yonathan Destianto mengatakan, gelar juara umum yang diraih GAMAFORCE mendominasi perolehan empat medali emas, dua perak dan satu juara harapan.

Capaian tim pada kompetisi yang diselenggarakan di Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi menjadikan GAMAFORCE sebagai juara KRTI selama tujuh kali sejak 2015 lalu.

Baca juga: UGM Gelar Kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru Program Pascasarjana

Tahun ini, GAMAFORCE UGM mengirimkan sembilan pesawat tanpa awak ke Lampung. Terdapat 87 anggota GAMAFORCE yang tergabung dalam empat sub tim yang berlaga di KRTI 2023.

Empat sub tim adalah Rasayana, Fiachra Aeromaper, Gadjah Mada Fighting Copter dan Khageswara Technology Development.

"Empat sub tim berkompetisi di sembilan kategori lomba. Tujuh di antaranya berhasil membawa gelar juara," kata Yonathan, Jumat (29/9/2023).

Dalam kompetensi tersebut, empat emas dipersembahkan tim GAMAFORCE lewat sub tim Fiachra Aeromaper yang menyumbangkan medali emas di kategori fixed wing. 

Serta sub tim Khageswara Technology Development menyumbangkan tiga medali kategori Propulsion System Propeller, Ground Control Station dan Technology Development Flight Controller.

Selanjutnya, medali perak diraih tim Rasayana di kategori racing plane dan tim Khageswara Technology Development dari kategori Technology Development Electronic Speed Controller.

"Ke depan, kami berharap bisa terus mempertahankan juara umum KRTI. Lebih dari itu, kami ingin nantinya seluruh karya pesawat tanpa awak yang dikembangkan bisa bermanfaat bagi masyarakat," ungkapnya.

Koordinator Dosen Pembina GAMAFORCE, Dr. Andi Dharmawan, S.Si.,M.Cs menyebut, keberhasilan menyabet tujuh kali juara umum sebagai pembuktian UGM melalui tim GAMAFORCE mampu secara berkelanjutan bekerja keras dan berdedikasi tinggi.

Baca juga: Pakar UGM Sebut Eksistensi ASEAN Tak Lepas dari Indonesia

"Kami bersyukur atas dukungan dan semangat dari berbagai pihak. Kami terus berupaya untuk mempertahankan prestasi dan menginspirasi generasi berikutnya," ucap Andi.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian Masyarakat dan Alumni UGM, Dr. Arie Sujito berharap, keberhasilan tim GAMAFORCE bisa menginspirasi mahasiswa UGM lainnya lebih kreatif dan cerdas baik akademik maupun sosial.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved