KALIMAT KONJUNGSI
Jenis dan Fungsi Kata Hubung Atau Konjungsi
konjungsi berfungsi agar susunan kata atau kalimat memiliki koherensi (keterkaitan)
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
Konjungsi korelatif merupakan kata hubung yang menghubungkan dua kata, frasa atau klausa dimana kedua unsur tersebut memiliki fungsi sintaksis yang sama (sama-sama subjek, misalnya).
Konjungsi yang termasuk di dalamnya, adalah :
- Tidak hanya… tetapi juga…,
- Tidak hanya…, bahkan…,
- Bukannya… melainkan…,
- Makin…, makin, …
- Jangankan… pun..
Contoh kalimat: Baik Ani maupun Husna suka makanan pedas
4. Konjungsi Antarkalimat
Konjungsi juga dibagi dalam kelompok berdasarkan satuan bahasa tempat konjungsi digunakan.
Konjungsi untuk menggabungkan dua kalimat berbeda dengan konjungsi untuk menggabungkan dua paragraf.
Berikut kata hubung yang termasuk dalamnya :
- biarpun begitu
- sekalipun demikian
- lagi pula
- akan tetapi
- namun
- kecuali itu
- oleh karena itu
- oleh sebab itu
- sebelum itu
Contoh: Adik meninggal semalam. Sebelum itu, Ayah terlebih dahulu meninggal
5. Konjungsi Antarparagraf
Konjungsi ini dapat dibedakan berdasarkan fungsinya, berikut kalimat yang termasuk dalamnya:
- kata penghubung yang menyatakan tambahan pada sesuatu yang sudah disebutkan sebelumnya (di samping itu, demikian juga, tambahan lagi)
- kata penghubung yang menyatakan pertentangan dengan sesuatu yang sudah disebutkan sebelumnya (bagaimanapun juga, sebaliknya, namun)
- kata penghubung yang menyatakan perbandingan (sebagaimana, sama halnya)
- kata penghubungn yang menyatakan tujuan (untuk itulah, untuk maksud itu)
- kata penghubung yang menyatakan akibat atau hasil (oleh karena itu, jadi akibatnya)
- kata penghubung yang menyatakan intensifikasi (ringkasnya, pada intinya)
- kata penghubung yang menyatakan waktu (kemudian, sementara itu)
- kata penghubungn yang menyatakan tempat (disinilah, berdampingan dengan)
( MG Aulia Rachmah )
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.