Berita Pendidikan Hari Ini

Disdikpora Kulon Progo Jadikan SDN 1 Pandowan Percontohan Program Sekilanku

Program Sekolah Peduli Lingkungan Kulon Progo (Sekilanku) merupakan salah satu upaya membentuk perilaku ramah lingkungan.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Humas Pemkab Kulon Progo
Pj Bupati Kulon Progo Ni Made Dwipanti Indrayanti (kiri) saat meninjau SDN 1 Pandowan, Galur terkait program Sekilanku, belum lama ini. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo menginisiasi program Sekolah Peduli Lingkungan Kulon Progo ( Sekilanku ).

Peresmiannya dilakukan belum lama ini oleh Penjabat (Pj) Bupati Kulon Progo , Ni Made Dwipanti Indrayanti.

Kepala Disdikpora Kulon Progo , Arif Prastowo mengatakan Sekilanku merupakan salah satu upaya membentuk perilaku ramah lingkungan .

"Tujuannya menanamkan karakter peduli lingkungan ke pelajar," jelas Arif lewat keterangannya pada Kamis (28/09/2023).

Baca juga: Pekan Kompetisi Madrasah Digelar di Kulon Progo, Angkat Potensi Pelajar

Ia menjelaskan ada filosofi khusus yang dibawa Sekilanku. Yaitu bagaimana setiap jengkal lahan yang ada di sekolah harus dimanfaatkan secara maksimal.

SD Negeri 1 Pandowan di Kapanewon Galur pun dipilih jadi percontohan program ini.

Menurut Arif, sekolah ini dipilih karena telah mendapatkan prestasi peringkat pertama untuk Adiwiyata DIY di 2022.

"Kami harap SDN 1 Pandowan bisa jadi teladan bagi seluruh sekolah dan masyarakat di Kulon Progo ," katanya.

Arif mengatakan ada segudang program peduli lingkungan di SDN 1 Pandowan.

Mulai dari pengelolaan sampah , penanaman dan pemeliharaam pohon, hingga kebersihan.

Selain itu, sekolah ini juga mengedepankan program konservasi.

Antara lain konservasi air, energi, hingga inovasi terkait penerapan perilaku ramah lingkungan hidup di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Baca juga: Kulon Progo Jadi Tuan Rumah Jogja Tourism Day 2023

"Tentunya juga berkaitan dengan perubahan perilaku," ujar Arif.

Pj Bupati Kulon Progo Ni Made Dwipanti Indrayanti berharap program Sekilanku bisa memperbanyak sekolah dengan status Adiwiyata di wilayahnya. Sebab saat ini jumlahnya masih minim.

Berdasarkan data dari Disdikpora Kulon Progo, baru 61 dari 509 sekolah yang berstatus Adiwiyata.

Artinya hanya 12 persen alias belum mencapai seperempat dari jumlah keseluruhan.

"Lewat program ini bisa meningkatkan gerakan peduli lingkungan hidup, termasuk mengubah perilaku sejak dini," kata Made.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved