Heboh Live Streaming Konten Asusila di Garut Berdurasi 6 Menit 35 Detik, Begini Ending Pemerannya
Warga di Kabupaten Garut Jawa Barat digegerkan denga video live streaming konten asusila seorang perempuan dan laki-laki di aplikasi Bigo live
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, GARUT - Warga di Kabupaten Garut Jawa Barat digegerkan denga video live streaming konten asusila seorang perempuan dan laki-laki di aplikasi Bigo live.
Pemeran pria dan wanita yang ada di dalam konten video asusila tersebut diduga merupakan warga Garut.
Kasus video live streaming konten asusila tersebut pun langsung direspon cepat oleh jajaran aparat kepolisian.
Jajaran Satreskrim Polres Garut langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap pemeran pria dan wanita yang ada di dalam video syur tersebut.
Dikutip dari Tribun Jabar, Kapolres Garut AKBP Rohman Yonky menyampaikan pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus video live streaming konten asusila tersebut.
"Mohon waktu, masih kita dalami masih kita lakukan penyelidikan," ujarnya kepada Tribunjabar.id.
Isi Video
Dalam video live streaming konten asusila di aplikasi Bigo Live tersebut nampak ada seorang laki-laki bertato dengan seorang perempuan berambut panjang dengan pakaian berwarna hitam.
Video berdurasi 6 menit 35 detik itu menampilkan adegan mesra antara keduanya.
Kemudian pemeran perempuan berbicara dengan bahasa Sunda.
"Gelo kieu batur gelo edan, edan pisan nya (gila gini orang lain edan, edan banget ya)," ucap sang pemeran perempuan.
Aksi kedua sejoli itu kemudian direspon oleh para penontonnya yang saat itu menyaksikan dengan memberikan saweran atau hadiah atas aksi mereka.
“Wih online, banyak orang tajir nih sekarang nih, tetap bang Ziko online terima kasih, Kenzo terima kasih, Kadek Dana terima kasih, Yakuza VIP terima kasih juga, saya ucapkan besar-besar banyak-banyak terima kasih kepada kalian semua yang sudah ngegift," ucap pemeran laki-laki kepada penontonnya.
Bupati Angkat Bicara Wakil Bupati Garut Helmi Budiman peristiwa tersebut merupakan musibah untuk Kabupaten Garut, Jawa Barat.
"Lagi-lagi ya kita ini (dapat) musibah lah gitu ya, jadi dalam live streaming ini walaupun saya belum melihat, tapi katanya mempertontonkan yang sifatnya asusila," ujarnya saat diwawancarai di kantornya, Kamis (21/9/2023).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Heboh-Live-Streaming-Konten-Asusila-di-Garut-Berdurasi-6-Menit-35-Detik-Begini-Ending-Pemerannya.jpg)