Rangkuman Pengetahuan Umum
Apa Itu Ubur-ubur? Bagaimana Mereka Hidup ? Berikut Ulasannya
5 fakta menarik dari ubur - ubur, salah satu biota laut yang mematikan dan berbahaya bagi manusia
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM – Ubur-ubur adalah biota laut yang menarik dan unik dengan adaptasi biologis yang khas untuk bertahan di lingkungan laut yang beragam.
Ubur-ubur adalah jenis hewan laut yang termasuk dalam kelompok hewan yang disebut Cnidaria. Mereka memiliki beberapa ciri khas yang membedakan mereka dari hewan laut lainnya.
Meskipun beberapa spesies dapat berbahaya bagi manusia, yang lainnya tidak berbahaya dan menjadi bagian penting dari ekosistem laut.
Baca juga: Apa Itu Sungai? Berikut Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya
Dilansir dari Kompas, berikut merupakan 5 fakta menarik dari biota laut, ubur – ubur:
1. Makhluk Mematikan
Beberapa spesies ubur-ubur yang memiliki tentakel yang mengandung nematosista atau sel-sel berbisa yang dapat menyebabkan iritasi atau luka ringan pada kulit manusia.
Salah satu jenis ubur – ubur paling berbahaya di dunia adalah ubur – ubur kotak (Chironex fleckeri) karena racunnya sangat kuat dan dapat menyebabkan luka parah bahkan kematian jika terkena.
2. Ubur – Ubur Berbeda dengan Ikan
Ubur-ubur termasuk dalam kelompok hewan yang disebut Cnidaria, sementara ikan adalah bagian dari kelompok hewan yang disebut Chordata.
Ini berarti bahwa ubur-ubur lebih dekat secara evolusioner dengan kelompok hewan seperti karang dan anemon laut, sedangkan ikan lebih terkait dengan kelompok hewan yang mencakup vertebrata.
Baca juga: Apa Itu Danau dan Bagaimana Proses Terbentuknya ?
3. Ubur – Ubur Abadi
Ubur-ubur yang disebut "ubur-ubur abadi" adalah spesies Turritopsis dhornii, yang memiliki kemampuan unik untuk mengalami proses yang disebut transdiferensiasi.
Kemampuan ini memungkinkan mereka untuk kembali ke tahap awal dalam siklus hidup mereka setelah mencapai tahap dewasa.
Proses ini menjadikan mereka terlihat seperti "abadi" atau tidak memiliki tahap kematian alami dalam siklus hidup mereka.
4. Ukuran Ubur – Ubur Beragam
Ukuran ubur-ubur sangat bervariasi, dan terdapat banyak spesies yang berbeda dengan berbagai ukuran yang dapat ditemui di berbagai lingkungan laut di seluruh dunia.
Ubur – ubur dengan jenis Staurocladie dan Eleutheria, adalah ubur – ubur dengan ukuran paling kecil yang tentakelnya hanya berukuran 0,5 milimeter hingga berdiameter beberapa millimeter.
Sedangkan ubur – ubur tentakel terpanjang di dunia yaitu Cyanea capillata, dengan tentakelnya memanjang sejauh 120 kaki atau 36,5 meter.
Baca juga: Apa Itu Garis Astronomi, Skala, Simbol, Lettering, dan Arti Warna Dalam Peta ? Simak Ulasan
5. Memiliki Satu Lubang Tubuh sebagai Mulut dan Anus
Ubur-ubur memiliki satu lubang tubuh yang berfungsi sebagai mulut dan anus, yang disebut sebagai "gastrovaskular cavity."
Proses pencernaan ubur-ubur terjadi dalam gastrovaskular cavity tersebut. Makanan yang tertangkap oleh tentakel mereka diangkut melalui mulut ke dalam cavity ini.
Di dalam cavity tersebut, enzim dan sel-sel pencernaan bekerja untuk mengurai makanan menjadi zat-zat yang dapat diserap oleh tubuh ubur-ubur.
Ubur-ubur juga mengeluarkan limbah melalui lubang yang sama, yaitu mulut/anus yang berfungsi ganda.
Ini berarti bahwa ubur-ubur memproses makanan dan membuang limbah dari tempat yang sama.
Sistem pencernaan ini sederhana tetapi efektif untuk kebutuhan ubur-ubur.
Namun, penting untuk diingat bahwa sistem pencernaan ubur-ubur sangat berbeda dengan sistem pencernaan manusia dan banyak hewan lainnya.
( MG Belinda Aviva Rahma )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jellyfish-ubur-ubur.jpg)