Biografi Michel Foucault, Filsuf Postmodern Anti Mainstream
Michel Foucault merupakan salah satu tokoh filsafat postmodern yang cukup terkenal.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Michel Foucault merupakan salah satu tokoh filsafat postmodern yang cukup terkenal.
Filsuf dengan nama lengkap Paul Michel Foucault ini lahir di Poitiers Prancis pada 15 Oktober 1926.
Foucault terlahir dari keluarga menengah atas, sehingga ia bisa dengan mudah mendapatkan akses pendidikan yang baik.
Ia pernah bersekolah di Lycée Henri-IV dan juga École Normale Supérieure, yaitu sekolah elit di Prancis.
Selain dikenal sebagai filsuf, Foucault juga merupakan seorang ahli sejarah, kritikus, ahli sastra, dan sebagainya.
Bahkan, pada ada tahun 1969 ia dipilih sebagai profesor di College de France.
Memang kiprah Foucault dalam keilmuan tidak perlu diragukan lagi.
Foucault pernah menerima tiga lisensi filsafat untuk École Normale Supérieure (sebuah perguruan tinggi yang ada di Prancis) pada tahun 1945.
Sebab pemikiran dan gayanya yang out of the book, ia dikenal sebagai filsuf yang anti mainstream.
Sudah menjadi rahasia umum bahwa Foucault ini adalah seorang homoseks, hal ini menjadikannya terkena penyakit HIV di usianya yang masih cukup muda.
Meskipun begitu, Foucault adalah orang yang sangat cerdas.
Foucault menguasai berbagai disiplin ilmu, ia banyak dipengaruhi oleh karya-karya dua filsuf asal Jerman, yakni Nietzsche dan Martin Heidegger.
Tema besar yang mendasari seluruh karya dari Foucault ialah hubungan antara kekuasaan dan pengetahuan.
Foucault berpendapat bahwa pengetahuan tidak dilihat sebagai pemahaman yang netral dan murni, tetapi selalu terikat dengan rezim-rezim penguasa di baliknya.
Ia menolak keras pandangan keuniversalan ilmu pengetahuan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Michel-Foucault.jpg)