Rangkuman Pengetahuan Umum
8 Fakta Menarik Koala, Fauna Ikonik Australia
8 fakta menarik dari fauna menggemaskan bernama koala, hewan ikonik asal Australia
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM – Koala atau yang biasa disebut dengan Phascolarctos Cinereus adalah salah satu jenis marsupial endemik Australia yang terkenal dengan penampilannya yang menggemaskan.
Koala biasanya ditemukan di hutan dan hutan eukaliptus di Australia, terutama di negara bagian Queensland, New South Wales, Victoria, dan Australia Selatan.
Koala memiliki tubuh kecil dengan bulu berwarna abu-abu, telinga berbentuk bulat, dan hidung yang besar. Mereka memiliki cakar tajam yang membantu mereka memanjat pohon eukaliptus dan daunnya.
Hingga saat ini, koala menjadi hewan ikonik dari negara Australia dan dilindungi oleh undang – undang.
Tak jarang, karena kegemasan koala juga menjadi salah satu penarik bagi wisatawan untuk mengunjungi negara Australia.
Dilansir dari Kompas, berikut merupakan 8 Fakta Menarik dari Fauna Koala:
1. Memiliki Waktu Tidur yang Lama
Koala memiliki kecenderungan untuk tidur yang sangat lama. Rata-rata, koala tidur sekitar 18-22 jam sehari. Hal tersebut terjadi karena salah satu adaptasi mereka terhadap diet rendah energi karena mengonsumsi daun eukaliptus. Daun ini memiliki kandungan nutrisi yang rendah, sehingga koala perlu menghabiskan banyak waktu untuk mencerna makanannya dan mendapatkan cukup energi.
Selama periode tidur panjang ini, mereka biasanya beristirahat di atas cabang pohon atau dalam posisi yang nyaman. Ketika mereka terbangun, mereka aktif untuk waktu yang singkat untuk makan daun eukaliptus sebelum kembali tidur. Kebiasaan tidur yang lama ini juga membantu mereka menghindari panas siang hari dan menghemat energi.
2. Hewan Bereproduksi Seksual
Koala melakukan reproduksi seksual seperti hewan mamalia pada umumnya, dan mereka memiliki proses kawin dan perawatan terhadap anak-anak mereka yang khas untuk marsupial. Koala mencapai kematangan seksual pada usia sekitar 2-3 tahun.
Pada usia ini, mereka siap untuk berpartisipasi dalam aktivitas kawin. Koala memiliki musim kawin, yang biasanya terjadi antara bulan September hingga Maret di Australia. Selama musim ini, mereka menjadi lebih aktif dalam mencari pasangan.
3. Bayi Koala Tumbuh di Kantong Ibunya
Bayi koala tumbuh di dalam kantong ibunya. Kantung ini merupakan ciri khas dari marsupial, kelompok hewan yang juga mencakup kanguru, wallaby, dan oposum, di mana mereka membawa dan merawat anak-anak mereka yang belum berkembang sepenuhnya. Kantung ini adalah perlindungan dan tempat berkembang biak yang penting bagi joeys koala. Selama periode ini, mereka terlindungi dari bahaya dan mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan mereka yang cepat.
4. Koala Jarang Minum Air
Koala mendapatkan sebagian besar kebutuhan cairan mereka dari makanan mereka, yaitu daun eukaliptus. Daun eukaliptus memiliki kadar air yang rendah dan tinggi serat, sehingga koala perlu menghabiskan banyak waktu untuk mencerna makanannya agar mendapatkan cairan yang cukup.
Koala memilah-milah daun eukaliptus dengan teliti, memakan bagian yang paling rendah kadar racunnya dan menghindari daun yang terlalu keras atau penuh dengan bahan kimia yang berbahaya. Ini membantu mereka menghemat energi dan air, karena mereka tidak perlu minum sebanyak hewan herbivora lainnya.
5. Mengonsumi Banyak Daun Setiap Harinya
Koala menghabiskan sebagian besar waktu mereka makan daun eukaliptus dan dapat mengonsumsi sekitar 0,5 hingga 1 kilogram daun per hari, tergantung pada faktor seperti umur, jenis eukaliptus yang tersedia, dan musim. Kebiasaan makan yang intens ini memungkinkan mereka untuk bertahan hidup di lingkungan yang keras dan mendapatkan energi yang mereka butuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.
6. Memiliki Sidik Jari yang Mirip dengan Manusia
Dilansir dari kompas yang dikutip dari Live Science, 3 Mei 2011, menuliskan, koala ternyata memiliki sidik jari yang nyaris identik dengan manusia. Kemiripan ini dianggap luar biasa karena bahkan jika dilihat dengan mikroskop, perbedaan antara sidik jari koala dengan manusia nyaris tidak kentara. Selain koala, juga terdapat hewan lain yang mempunyai sidik jari sama dengan manusia seperti simpanse dan gorilla. Namun dari kedua hewan tersebut, sidik jari koala adalah yang paling mirip dengan manusia.
7. Lahir dengan Ukuran yang Sangat Kecil
Bayi koala (joeys) lahir dengan ukuran yang sangat kecil, sekitar seukuran biji kacang almond atau bahkan lebih kecil. Mereka lahir dalam keadaan yang belum berkembang sepenuhnya dan buta, dan kondisi fisik mereka sangat rentan. Kondisi inilah yang memerlukan perawatan khusus dan perlindungan selama fase awal kehidupan mereka.
Setelah lahir, joeys merangkak masuk ke dalam kantung ibu mereka, di mana mereka akan terus berkembang dan dilindungi. Di dalam kantung, mereka akan menempel pada kelenjar susu ibu dan mulai mendapatkan nutrisi yang mereka butuhkan untuk pertumbuhan mereka yang cepat.
8. Terancam Punah
Populasi koala menghadapi berbagai ancaman dan beberapa subpopulasi di beberapa wilayah Australia telah mengalami penurunan yang signifikan. Pemerintah Australia dan berbagai organisasi konservasi telah melakukan upaya untuk melindungi dan melestarikan populasi koala, termasuk pengadaan taman-taman konservasi, upaya pemantauan kesehatan, dan rehabilitasi individu yang sakit atau terluka.
Koala juga dilindungi oleh undang-undang di berbagai negara bagian Australia. Meskipun demikian, situasi koala tetap menjadi perhatian, dan upaya lanjutan untuk pelestarian habitat, pengendalian penyakit, dan manajemen populasi tetap diperlukan untuk menjaga keberlanjutan spesies ini.
( MG Belinda Aviva Rahma )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/8-Fakta-Menarik-Koala-Fauna-Ikonik-Australia.jpg)