Puisi Joko Pinurbo
Puisi Celana Ibu Joko Pinurbo: Maria sangat sedih menyaksikan anaknya mati di kayu salib tanpa
Puisi Celana Ibu Joko Pinurbo: Maria sangat sedih menyaksikan anaknya mati di kayu salib tanpa
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Yudha Kristiawan
Tribun Jogja
Sastrawan joko pinurbo membacakan pusisi untuk Udin. Puisi Celana Ibu Joko Pinurbo: Maria sangat sedih menyaksikan anaknya mati di kayu salib tanpa
Puisi Celana Ibu Joko Pinurbo
Maria sangat sedih menyaksikan anaknya
mati di kayu salib tanpa celana
dan hanya berbalutkan sobekan jubah
yang berlumuran darah.
Ketika tiga hari kemudian Yesus bangkit
dari mati, pagi-pagi sekali Maria datang
ke kubur anaknya itu, membawakan celana
yang dijahitnya sendiri.
“Paskah?” tanya Maria.
“Pas sekali, Bu,” jawab Yesus gembira.
Mengenakan celana buatan ibunya,
Yesus naik ke surga.
Berita Terkait
Baca Juga
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.