Rangkuman Ilmu Pengetahuan

Penyebab Cegukan Saat dan Setelah Makan serta Cara Mengatasinya

Apabila anda penasaran bagaimana cegukan itu bisa terjadi, simak penjelasan di artikel ini!

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
shutterstock
Inilah Penyebab Cegukan pada Saat dan Setelah Makan Beserta Cara Mengatasinya 

TRIBUNJOGJA.COM – Apabila anda penasaran bagaimana cegukan itu bisa terjadi, simak penjelasan di artikel ini!

Cegukan memang kerap terjadi entah pada saat makan atau setelah makan.

Biasanya jika tersedak atau ada makanan yang menyangkut, maka cegukan bisa saja langsung terjadi.

Namun, cegukan pada saat makan atau setelah makan bukan menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang serius dalam tubuh.

Walaupun bukan masalah yang serius bagi kesehatan tubuh, namun kejadian ini tentu saja mengganggu kenikmatan pada saat makan.

Selain itu, cegukan juga dinilai sebagai sikap yang kurang sopan ketika sedang kumpul dan makan bersama keluarga besar atau teman-teman.

Melansir dari laman Health Line melalui Kompas.com, berikut adalah beberapa penyebab terjadinya cegukan pada saat makan atau setelah makan.

Penyebab Terjadinya Cegukan

1.     Perut yang Cepat Terisi

Apapun yang mengisi perut anda cepat membesar dan mengalami perluasan atau pembengkakan yang berbeda dari biasanya, itu disebut dengan distensi perut.

Distensi perut ini adalah salah satu penyebab cegukan karena perut menjadi cepat terisi oleh apapun yang masuk ke dalamnya.

Penting untuk diketahui bahwa perut atau lambung Anda berada tepat di bawah diafragma di sisi kiri tubuh Anda.

Kemungkinan besar, distensi perut dapat memicu cegukan dengan cara menekan atau merangsang diafragma Anda.

Makan makanan yang banyak dengan sangat cepat pada satu waktu adalah faktor dari distensi perut.

Makanan akan cepat masuk dan perut akan menjadi cepat penuh, sehingga cegukan akan timbul.

Selain itu, meminum banyak alcohol dalam waktu singkat juga menjadi penyebab distensi perut.

2.     Perubahan Suhu di Kerongkongan

Kerongkongan juga sering disebut dengan esofagus.

Sebuah iritasi atau apapun yang membuat kerongkongan jadi memiliki suhu yang berubah juga merupakan salah satu penyebab dari cegukan.

Ini mungkin terhubung dengan rangsangan atau iritasi pada saraf yang memicu kontraksi diafragma.

Seperti yang sudah disebutkan, cegukan terjadi ketika diafragma berkontraksi tanpa disadari.

Saraf frenikus dan saraf vagnus adalah dua saraf yang bertanggung jawab mengendalikan pergerakan diafragma yang terletak dekat dengan tenggorokan anda.

Oleh karena itu, makanan dan minuman tertentu dapat merangsangnya ketika Anda menelannya.

3.     Iritasi Non-Makanan

Selain makanan, cegukan juga bisa disebabkan oleh hal-hal yang tak terduga.

Beberapa hal tersebut salah satunya adalah emosi.

Terkadang jika anda merasa sangat senang, pasti anda akan berteriak bahagia hingga tanpa sadar anda tiba-tiba cegukan.

Stress juga menjadi salah satu penyebab dari cegukan, terutama jika stress yang sampai membuat diri anda menangis.

Faktor lain di luar makanan yang menyebabkan cegukan adalah tiba-tiba menghirup udara yang sangat dingin.

4.     Makan Makanan Kering

Makanan kering memiliki potensi besar untuk menyebabkan iritasi pada bagian belakang tenggorokan Anda.

Selain itu, makanan kering juga lebih sulit untuk dikunyah dan ditelan dibandingkan dengan makanan yang lembut atau berbentuk cair.

Ketika Anda mengonsumsi makanan kering, ada kemungkinan Anda akhirnya akan menelan potongan makanan yang besar, yang dapat menyebabkan perluasan atau pembengkakan pada lambung Anda.

Pada saat yang bersamaan, kebiasaan menelan lebih banyak udara saat makan makanan yang sulit dikunyah dapat meningkatkan distensi lambung yang mungkin memicu cegukan dengan menekan atau merangsang diafragma Anda.

Contoh makanan kering yang dimaksud adalah roti atau beberapa camilan kering lainnya.

5.     Tersedak Saat Makan

Apabila anda sedang makan lalu terlalu banyak berbincang, maka pasti akan merasa ada makanan yang menyangkut pada tenggorokan anda dan menyebabkan anda menjadi tersedak.

Biasanya, setelah tersedak maka akan terjadi cegukan.

Hal ini karena ketika anda tersedak, makanan akan menjadi cepat masuk ke dalam tenggorokan dan memberikan reaksi kejutan.

Oleh karena itu kemudian terjadi cegukan.

Cara Mengatasi Cegukan

Sejauh ini, cegukan yang terjadi kemudian akan hilang dengan sendirinya secara alami.

Menurut Medical News Today melalui Kompas.com, belum ada cara yang membuktikan secara tepat bagaimana cara menghentikan cegukan.

Namun jangan khawatir, tetap ada berbagai metode yang mungkin bisa membantu anda untuk meredakan atau bahkan menghentikan cegukan.

Beberapa metode ini adalah berdasarkan pengalaman orang-orang yang sudah pernah mencobanya lalu berhasil, namun tidak semua akan berhasil dalam melakukan cara ini.

Metode-metode yang digunakan orang-orang dalam mengatasi cegukan yang dilansir melalui Kompas.com di antaranya:

  • Bernapas ke dalam kantong kertas.
  • Tahan napas selama 15 sampai 20 detik.
  • Memeluk lutut sambil mencondongkan tubuh ke depan.
  • Menerapkan metode manuver valsava, yaitu menarik napas kembali setelah menahan napas selama 5 sampai 10 detik.
  • Minum atau berkumur dengan air biasa atau air es.
  • Mencoba rileks dan mengontrol pernapasan anda dengan teratur
  • Minta tolong kepada seseorang untuk mengagetkan atau menakuti anda.

( MG Salma Nabila Fausta )

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved