Berita Kriminal

Misteri Penemuan Dua Mayat Tanpa Kepala di Lampung, Ditemukan Selang 11 Jam

Dua mayat tanpa kepala ditemukan di dua lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Lampung Selatan pada Rabu (6/9/2023) kemarin.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Dok. SAR Lampung
Proses evakuasi jasad tanpa kepala yang ditemukan di tepi pantai di Lampung Selatan, Rabu (6/9/2023) pagi. 

TRIBUNJOGJA.COM, LAMPUNG SELATAN - Dua mayat tanpa kepala ditemukan di dua lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Lampung Selatan pada Rabu (6/9/2023) kemarin.

Penemuan kedua mayat tanpa kepala itu berselang 11 jam.

Mayat tanpa kepala pertama ditemukan di Dusun Sukarame Penobaan, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan.

Jenazah yang belum diketahui identitasnya tersebut ditemukan oleh seorang nelayan sekitar pukul 08.00 WIB.

Mayat itu ditemukan di tepi pantai.

Lalu berselang 11 jam kemudian, sesosok mayat tanpa kepala kembali temukan oleh warga.

Kali ini mayat tersebut ditemukan oleh seorang petani di sebuah tambak di Desa Pematang Pasir, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan.

Belum diketahui apakah kedua mayat merupakan korban pembunuhan atau bukan.

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait penemuan dua mayat tanpa kepala tersebut.

Sementara dua mayat tanpa kepala tersebut sudah di RSUD Bob Bazar.

Baca juga: Misteri Kematian Ibu dan Anak di Cinere, Ditemukan Tinggal Tulang Belulang di Kamar Mandi

Dikutip dari Kompas.com, Kapolsek Penengahan, Iptu Gobel menyatakan pihaknya masih menunggu hasil visum.

Saat ini polisi masih menyelidiki identitas kedua korban.

"Kalau yang ditemukan warga di Dusun Sukarame Penobaan, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, itu kejadiannya pagi sekitar jam 8," katanya.

"Kalau yang kedua ditemukan warga di tambak dipinggir pantai Desa Pematang Pasir, Kecamatan Ketapang, sekitar jam 9 malam," ujarnya.

"Kita masih menunggu hasil visum dari mayat tersebut untuk mengetahui identitas korban. Selain itu hasil visum tersebut untuk mengetahui apakah mayat tersebut merupakan korban pembunuhan atau memang terhanyut," lanjutnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved