Dugaan Korupsi di Lapas Cebongan

VIRAL Medsos Dugaan Korupsi di Lapas Cebongan Sleman, Begini Penjelasannya

Kasubsi Registrasi dan Binkemas Lapas Kelas II B Sleman, Erossyan Freda Adityawan, saat dikonfirmasi mengaku kaget dengan informasi yang beredar di me

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/Ahmad Syarifudin
Gedung Lapas Kelas IIB Sleman di Sumberadi Mlati Kabupaten Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Ramai di media sosial (medsos) informasi pengaduan masyarakat soal dugaan korupsi yang terjadi di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sleman atau yang biasa disebut Lapas Cebongan.

Narasi yang disampaikan dalam unggahan akun twitter @partaisocmed, pejabat Lapas bahkan sampai kalap dan menginterogasi pegawainya untuk membuat surat pernyataan bahwa informasi tersebut tidak benar. 

Tribun Jogja mencoba menginformasi kebenaran informasi tersebut dengan mendatangi Lapas Kelas IIB Sleman, di Sumberadi Mlati.

Kasubsi Registrasi dan Binkemas Lapas Kelas II B Sleman, Erossyan Freda Adityawan, saat dikonfirmasi mengaku kaget dengan informasi yang beredar di media sosial tersebut.

Baca juga: Kronologi Kapal Nelayan di Pantai Gayasan Blitar Terbalik Diterjang Ombak Besar, 8 Nelayan Hilang

Awalnya, Ia mengaku tidak tahu menahu, hingga kemudian mendapatkan informasi tersebut dan mencoba mendalaminya. 

"Pada intinya, kami awalnya tidak tahu, setelah kami tahu, kemudian kami dalami, yang sejatinya tidak ada. Tapi (perkembangannya) nanti akan diinfokan," kata Eros, didampingi Wahyoe Kasubsi Keamanan dan Edi Kaur Umum Lapas Sleman, Kamis (7/9/2023). 

Eros mengatakan Kalapas Kelas IIB, Kusnan, belum bisa memberikan konfirmasi langsung kepada wartawan soal informasi yang beredar.

Sebab, sedang menemui pihak Kanwil Kemenkumham DIY yang juga sudah turun tangan menginvestigasi dugaan tersebut.

Menurut dia, tim Investigasi diturunkan untuk melacak sekaligus melakukan pemeriksaan mengenai kebenaran informasi tersebut.

Disinggung mengenai surat pernyataan, Eros memastikan hal tersebut tidak ada. 

"Terkait dengan info itu, kami pastikan tidak ada. Mengenai surat pernyataan, setahu saya juga tidak ada," kata Eros.

Pihaknya justru menyayangkan informasi yang beredar di media sosial tanpa terkonfirmasi.

Ke depan, Ia mengaku akan melakukan antisipasi mengenai kejadian serupa. 

Sementara itu, Kaur Umum Lapas Kelas IIB Sleman, Edi Prasetya menambahkan, tim investigasi Kanwil Kemenkumham DIY sudah masuk dan berjalan untuk melacak dan memeriksa kebenaran dugaan korupsi tersebut.

Pihaknya mengaku fair dan merasa tidak ada yang ditutup-tutupi. 

"Untuk sementara kami tidak berani menyimpulkan. Apakah (beredarnya informasi itu) berkaitan dengan sentimen tertentu atau tidak. Tapi, kami fair dan tidak ada yang ditutup-tutupi," kata dia. (rif)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved