Rangkuman Ilmu Pengetahuan

Tsunami: Tanda-Tanda, Proses hingga Pemicu Gelombang Laut Besar

Jika mendengar fenomena alam atau musibah tsunami pasti yang pertama kali diingat adalah pantai atau air laut.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
pixabay
Fenomena Alam Tsunami: Tanda-Tanda dan Proses Terjadinya 

Dilansir dari Britannica melalui Kompas.com, setelah gempa bumi atau dorongan awal lainnya terjadi, serangkaian gelombang osilasi yang sederhana menyebar ke daerah yang sangat luas di atas permukaan laut, membentuk lingkaran yang terus meluas.

Di bawah ini adalah penjelasan singkat mengenai proses terjadinya tsunami:

1.     Pemicu Awal (Triggering Event)

Tsunami seringkali dipicu oleh gempa bumi bawah laut dengan magnitudo yang tinggi.

Gempa ini dapat mengakibatkan pergeseran besar di dasar laut, mengganggu air di atasnya dan menciptakan gerakan vertikal yang cepat.

Gempa ini perlu diwaspadai walaupun gempa di dasar laut belum tentu berpotensi tsunami.

2.     Pembentukan Gelombang Tsunami

Pembentukan Gelombang Tsunami: Ketika pergeseran bawah laut terjadi, sejumlah besar air terdorong secara vertikal ke atas.

Ini menciptakan lonjakan di permukaan laut yang menjadi awal dari gelombang tsunami.

Karena panjang gelombang ini sangat panjang, perubahan yang terlihat mungkin tidak signifikan di tengah laut.

3.     Penjalaran di Laut Dalam

Gelombang tsunami menyebar keluar dari sumbernya dengan kecepatan yang sangat tinggi di perairan dalam.

Meskipun tingginya hanya beberapa meter, gelombang ini memiliki energi besar yang terkonsentrasi di dalamnya.

4.     Pendekatan ke Pantai

Ketika gelombang tsunami mendekati perairan yang lebih dangkal, kecepatannya mulai melambat.

Namun, karena panjang gelombang yang besar, air di depan gelombang terus mendapatkan aliran, menyebabkan penumpukan air dan ketinggian gelombang meningkat.

5.     Kenaikan Pantai

Gelombang tsunami dapat tumbuh hingga ketinggian yang signifikan saat mendekati pantai.

Gelombang ini dapat merusak pesisir dan menyerbu daratan dengan daya hancur yang besar.

( MG Salma Nabila Fausta )

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved