Rangkuman Pengetahuan Umum

Mengenal Apa Itu Fenomena Blue Moon

Blue moon adalah fenomena langit yang ditandai dengan munculnya bulan purnama, yang disebut sebagai bulan purnama ke 13.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
pinterest
Mengenal Apa Itu Fenomena Blue Moon 

TRIBUNJOGJA.COM – Blue moon adalah fenomena langit yang ditandai dengan munculnya bulan purnama, yang disebut sebagai bulan purnama ke 13.

Tapi, fenomena ini tidak ada hubungannya sekali dengan warna. Lalu, apa itu blue moon yang akan terjadi pada 30 Agustus 2023 besok?

Fenomena bulan purnama super atau supermoon, dan bulan biru atau blue Moon adalah fenomena langit yang ditandai dengan munculnya bulan purnama ke 13.

Fenomena ini terjadi hanya tujuh kali dalam 19 tahu dan berkaitan dengan jadwal kalender daripada warna bulan yang sebenarnya.

Fenomena ini sangat unik dan langka, dikatakan unik karena jenis bulan purnama ini adalah yang kelima dalam periode ini, Fase bulan ini membutuhkan 29,5 hari agar dapat selesai, artinya dalam setahun bulan butuh waktu 354 hari untuk menyelesaikan 12 siklus penuh.

Padahal kita tahu dalam satu tahun kalender 365 atau 366 hari, Itulah kenapa kira kira setiap 2.5 tahun sekali akan muncul bulan purnama ke 13, karena kemunculannya tidak normal maka dinamakam blue moon.

Disebut supermoon karena Bulan akan mencapai jarak terdekatnya dengan Bumi saat fase purnama, yaitu sekitar 357.300 km, sehingga Bulan akan terlihat sedikit lebih besar dan terang daripada fase purnama biasa.

Meski namanya blue Moon, bulan tidak selalu tampak berwarna biru, warna bulan sebenarnya sama saja seperti bulan purnama lainnya.

Lalu apakah pada fenomena blue Moon bukanya akan berwarna biru? Mengutip dari laman Rezky biasanya bulan menghasilkan warna biru adalah hasil dari bidikan kamera yang menggunakan filter special bisa juga warna biru adalah hasil proses editing.

Namun hal tersebut belum tentu selalu dilakukan mengingat bisa saja cahaya bulan memang mengeluarkan warna biru.

Bagaimana bisa saja karena saat bulan purnama terjadi kondisi langit atau atmosfer di bumi terdapat debu atau partikel asap udara dapat menyebabkan refleksi cahaya sehingga bulan terlihat biru, seperti dalam kondisi atmosfer yang kering setelah letusan gunung berapi.

Fenomena ini memikat perhatian banyak orang karena kelangkaannya dan karena memiliki nilai budaya dan spiritual dalam beberapa tradisi.

Dalam budaya populer, istilah "Blue Moon" sering digunakan untuk merujuk pada hal-hal yang langka atau istimewa.

Fenomena ini juga bisa menjadi inspirasi untuk sastra, musik, dan seni, dalam astronomi modern, Blue Moon tetap menjadi fenomena menarik yang mengingatkan kita akan keragaman dalam alam semesta yang terus memberikan kejutan.

(MG Putri Amalia)

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved