Berita DI Yogyakarta Hari Ini
Satpol PP Lacak Oknum Koordinator Pengemis di DIY
Oknum yang mengkoordinir pengemis ini terendus setelah Satpol PP berkali-kali melakukan razia dan mendapat informasi terkat peran oknum yang dimaksud.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY masih melacak keberadaan oknum yang mengkoordinir para pengemis di DIY.
Oknum yang mengkoordinir pengemis ini terendus setelah Satpol PP berkali-kali melakukan razia dan mendapat informasi terkat peran oknum yang dimaksud.
"Mereka ada yang mengkoordinir. Tetapi kami masih kesulitan melacak oknum tersebut," kata Kasatpol PP DIY, Noviar Rahmad, Kamis (24/8/2023).
Kendati demikian, razia terhadap para pengemis sampai dengan saat ini terus dilakukan.
Rata-rata per harinya, petugas Satpol PP DIY menjangkau 10 hingga 15 pengemis dis ejumlah tempat diwilayah DIY.
Berdasarkan penuturannya, rata-rata pendapatan para pengemis di DIY per harinya bisa mencapai Rp500 ribu rupiah.
Karena nominal yang didapat para pengemis ini cukup menggiurkan akhirnya para oknum memanfaatkan kesempatan dengan cara mempekerjakan seseorang untuk mengemis.
Padahal sesuai Peraturan Daerah (Perda) DIY Nomor 1 Tahun 2014 tentang penanganan gelandangan dan pengemis menyebut, para gelandangan dan pengemis yang tiga kali terjaring razia mereka akan disidang sesuai ketentuan.
"Kemarin pemberi uang itu ada yang disidangkan. Pengemis yang sudah tiga kali terjaring juga pernah kami sidangkan," ungkapnya.
Pihaknya selama ini berkoordinasi dengan Dinsos DIY untuk penanganan para pengemis atau gelandangan yang terjaring razia. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kepala-Satpol-PP-DIY-Noviar-Rahmad-1742023.jpg)