Gaspol 52

Ini Dia Penampakan Chevrolet Truk Jambrong 1946 Yang Menolak Tua

CHEVROLET AK series yang di Indonesia lebih dikenal truk 'Jambrong' merupakan kendaraan angkutan pernah populer di Indonesia era 1940-1950.

Tayang:
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Agus Wahyu
TRIBUN JOGJA/HANIF SURYO
MENOLAK TUA - Chevrolet Truk Jambrong 1946, satu di antara koleksi milik kolektor asal Bandung, Papih Iyus. 

TRIBUNJOGJA.COM - CHEVROLET AK series yang di Indonesia lebih dikenal truk 'Jambrong' atau 'Jenggot' merupakan kendaraan angkutan yang pernah populer di Indonesia era 1940 hingga 1950-an.

Meski terbilang sudah berumur bahkan sulit dijumpai di jalanan, ada saja pemiliknya masih mempertahankan Chevrolet Jambrong saat ini. Alasannya beragam, mulai sekadar nostalgia hingga diikutsertakan dalam berbagai kontes otomotif Tanah Air.

Satu di antaranya, pria yang akrab disapa Papih Iyus, pria asal Bandung Jawa Barat, yang rela merogoh kocek hingga tembus Rp1 miliar untuk 'menyulap' Chevrolet Jambrong lansiran 1946 miliknya terlihat seperti baru.

"Mobil ini merupakan hasil penantian panjang. Mobil ini sudah dimiliki Papih Iyus sejak 30 tahun lalu, selama itu pula proses membangun mobil ini dilakukan," terang Arif, seorang karyawan Papih Iyus dari SCO Garage kepada Gaspol 52 Tribun Jogja, beberapa waktu lalu.

"Papih Iyus ini, sewaktu mudanya, pernah menjadi sopir, pegang mobil seperti ini jalur Subang-Lembang. Sehari-harinya dulu, memang mengoperasionalkan Chevrolet Jambrong," tambahnya.

chevy
Bak kayu jati di mobil CHEVROLET Jambrong milik Papih Iyus.

Arif menceritakan, proses restorasi memakan waktu yang sangat panjang, lantaran Papih Iyus harus melengkapi detail sparepart. Misal bagian bodi bahkan hingga mesin yang sebagian besar harus diimpor dari Amerika.

Wajar saja, waktu pertama kali didapat sekira 30 tahun lalu, Chevrolet Jambrong lansiran 1946 ini didapat Papih Iyus dalam kondisi dongkrok hanya bisa diselamatkan bagian kabin depan serta rangka yang masih orisinil.

"Bagian bodi misal spakbor depan dan belakang, didatangkan langsung dari Amerika. Demikian pula headlamp, bumper, spion, serta setir," rinci Arif.

Bagian tak kalah menarik pada Chevrolet berkelir kombinasi hitam-silver ini, ialah lantai bak belakangnya menggunakan kayu jati, yang usianya ditaksir lebih tua dari mobilnya.

"Pada bak belakangnya menggunakan kayu jati yang usianya sendiri lebih tua dari mobilnya. Ini merupakan kayu jati tua, sebelumnya berbentuk balok yang didapat dari bongkaran sebuah rumah di Cirebon," terang Arif sembari menunjukkan bagian lantai bak belakang Chevrolet Truk Jambrong.

Selain itu, perubahan yang tak luput dari perhatian terletak pada bagian mesin. Bagaimana tidak, Chevrolet Jambrong ini seolah menolak tua, terselip dapur pacu V8 Edelbrock di bawah kap mesinnya, yang diimpor langsung dari Amerika.
"Total biaya yang sudah dikeluarkan ditaksir lebih Rp1,25 miliar. Kemungkinan estimasi tersebut bisa lebih karena belum termasuk velg spoke wheel atau jari-jari yang juga didatangkan langsung dari luar negeri," jelas Arif.

Mobil Niaga Serbaguna
Sebagai mobil niaga serbaguna, Chevy Jambrong memiliki berbagai pilihan ukuran yang tersedia. Ada light duty dengan kapasitas 1/2 ton dan 3/4 ton, ada medium duty dengan kapasitas 1 1/2 ton dan heavy duty dengan kapasitas 2 ton.

Varian pertama Chevy Jambrong memakai kode C yang dijual antara 1941 sampai 1945 dan kode E untuk keluaran 1946 sampai 1947.

Bodinya sendiri terbagi menjadi 2 yaitu C (kode CC atau EC) untuk kap mesin panjang dan F (kode CF atau EF) untuk model cab over dengan kap depan pendek.

Versi minibus untuk varian terkecilnya dinamakan Chevrolet Carryall atau Suburban dengan tampang yang sama versi pickup. Hanya saja memiliki 2 varian lagi, yaitu 3106 dengan ciri pintu belakang belah 2 seperti ambulans dan 3116 dengan pintu belakang model bagasi yang membuka ke bawah.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved