Berita Kulon Progo Hari Ini
Hingga Pertengahan 2023, Ada 16 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Kulon Progo
Hingga Pertengahan 2023, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulon Progo menerima 16 laporan kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR).
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Hingga Pertengahan 2023, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulon Progo menerima 16 laporan kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR).
Jumlahnya diperkirakan masih bisa bertambah hingga akhir tahun ini.
"Hingga Juni 2023, ada 16 kasus gigitan hewan penular rabies di Kulon Progo . Sementara sepanjang 2022 ada 16 kasus dan tiga kasus pada 2021," kata Rina Nuryati, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinkes Kabupaten Kulon Progo , Minggu (9/7/2023).
Baca juga: Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Rutin Surveilans dan Vaksinasi Rabies
Disampaikannya, gigitan hewan penular rabies tidak hanya dari anjing melainkan juga kucing dan kera.
Dari 16 kasus gigitan, kata Rina, 10 kasus dari kucing, lima dari anjing dan satu dari kera.
Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh Dinkes Kulon Progo, hasilnya bebas dari penularan rabies .
Pihaknya telah menyiapkan upaya penanganan terhadap gigitan hewan tersebut.
Langkah awal bagi masyarakat segera mencuci lukanya dengan sabun dan air mengalir.
Kemudian segera datang ke fasilitas kesehatan.
"Jika ada gigitan kita observasi dan tergantung lokasi mana yang digigitnya, apakah perlu disuntik vaksin anti rabies atau tidak. Kemudian hewannya juga diobservasi, terkena rabies atau tidak. Kalau hewannya tidak sakit, observasi hanya ke orangnya dengan diberikan vaksin anti rabies," jelasnya.
Baca juga: Mengapa Penyakit Rabies Bisa Fatal Jika Mengenai Manusia? Ternyata Ini Alasannya
Dinkes Kulon Progo juga menyediakan 10 vial vaksin anti rabies .
Sementara, observasi terhadap hewan akan dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo .
Medical Veterinir Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo , Muhammad Ridwan mengklaim, Kulon Progo bukan wilayah endemis penyakit rabies .
Selain itu, vaksinasi juga rutin dilakukan setiap tahunnya.
Pada 2022 lalu, Kulon Progo mendapat alokasi vaksin rabies dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY sebanyak 300 dosis.
Untuk tahun ini, vaksinasi rabies rencananya akan dimulai September 2023. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-kulonprogo_20180731_185841.jpg)