Koloni Lebah Ngamuk, Motor Ditinggal Warga Kocar-kacir, Ada yang Bertahan di Pohon
Kabid Damkar, Satpol PP dan Damkar Klaten, Sumino, mengatakan, kejadian warga disengat lebah hutan tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Iwan Al Khasni
Para warga lalu dibawa ke rumah sakit dan puskesmas.
"Ada 11 warga yang kena sengat, jadi warga melintas dan malah diserang. Lalu warga panggil warga lainnya dan juga kena sengat sampai 11 orang," ucapnya.
Dikatakan Yulianto, akibat tak kuat menahan sengatan lebah tersebut, tiga warga bahkan sampai meninggalkan kendaraannya di lokasi untuk melarikan diri.
"Ada juga warga yang sedang menebang pohon akhirnya tak turun-turun dan memilih di atas pohon sampai lebah bisa ditangani," ucapnya.
Atasi Tawon
Lebah dan tawon memiliki karakter yang lebih kurang sama.
Mereka akan menyerang ketika mendapatkan gangguan.
Untuk menghindari serangan tawon dan Lebah perlu cara khusus.
Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atau LIPI Jakarta DR Sih Kahono M.Sc dari bersama DR dr Tri Maharani M.Si ahli Taksologi di acara Sosialisasi Pencegahan dan Tata Laksana Penanganan Tawon Vespa Affinis di Pendopo Ageng Kompleks Setda Klaten (Senin, 14/01) menyarankan masyarakat berhati-hati terhadap lebah yang sengatannya sangat berbahaya itu.“
Jangan coba-coba mengganggu tawon vespa Affinis.
Jika masuk baju, jangan panik.
Longgarkan saja baju, maka tawon ini akan keluar. Jangan digaruk, maka hewan ini akan terusik, marah dan menyengat,” kata Sih Kahono dikutip dari Jogjaprov.go.id.
Peneliti LIPI ini juga menjelaskan agar masyarakat mengenal sifat dan karakter tawon.
Salah satu sifat tawon galak ini adalah sifatnya yang pendendam jika diusik dan racunnya sangat berbahaya.
Pada malam hari tawon ini kembali ke sarang termasuk ketika hujan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/serangan-lebah_20150406_154611.jpg)