PSIM Yogyakarta
Wahyu Tri Nugroho Tak Sabar Lakoni Debut Bersama PSIM Yogyakarta, Siap Bantu Tim Promosi ke Liga 1
Wahyu Tri Nugroho tak sabar melakoni debut bersama PSIM Yogyakarta di kompetisi Liga 2 2023/2024 mendatang.
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Wahyu Tri Nugroho tak sabar melakoni debut bersama PSIM Yogyakarta di kompetisi Liga 2 2023/2024 mendatang.
Kiper senior berusia 36 tahun ini turut membantu tim bersejarah ini tampil kasta tertinggi Liga Indonesia musim depan.
“Saya sudah tidak sabar ingin sekali berjuang bersama tim penuh sejarah ini demi menciptakan sejarah baru buat masa depan. Semoga kita melampaui target,” kata Wahyu Tri Nugroho.
Baca juga: Pelaku Perhotelan di Jogja Kebanjiran Berkah Musim Libur Sekolah
Wahyu Tri Nugroho baru saja didatangkan PSIM Yogyakarta untuk mengarungi musim kompetisi 2023/2024.
Ia diperkenalkan kepada publik Yogya lewat akun media sosial klub, Kamis (29/6/2023) malam.
Pemain asal Surakarta, Jawa Tengah itu diperkenalkan sekaligus dengan Bryan Caesar pemain yang musim lalu membela tim kampiun Liga 1 PSM Makassar.
Baik Wahyu maupun Byran, musim ini dipastikan bakal menjadi pilar Laskar Mataram di Liga 2.
Pengalaman Wahyu Tri Nugroho di bawah mistar gawang tak bisa diragukan lagi.
Ia sudah memulai debutnya pada 2006 lalu, sejumlah klub pernah ia bela seperti Persiba Bantul, Bhayangkara FC, Persis Solo hingga musim lalu di PSIS Semarang.
Wahyu juga adalah bagian Persis Solo saat meraih gelar juara Liga 2 tahun 2021 lalu. Ia membantu Laskar Sambernyawa naik ke Liga 1.
Sementara Bryan Caesar adalah pemain cukup loyal, ia banyak menghabiskan karier sepak bolanya di Persiba Balikpapan sejak 2016 silam.
Bryan hanya membela PSM Makassar selama semusim, namun pengalaman singkat itu membawanya turut meraih gelar juara Liga 1.
Wahyu Tri membeberkan, sebelum memutuskan gabung dengan PSIM, ia mendapat sejumlah tawaran dari tim Liga 1.
Namun demikian, hatinya mantap berkata memilih Laskar Mataram untuk karier berikutnya.
“Dengan yakin saya jawab ingin bermain di PSIM. Karena saya tumbuh dan menetap di kota ini. Di mana pun saya bermain, saya selalu kembali ke kota ini dan saya yakin musim ini waktu yang tepat ikut berjuang bersama,” kata mantan penjaga gawang Tim Nasional ini.
Ia melanjutkan, target PSIM lolos ke Liga 1 musim ini sekaligus menjadi target pribadinya. Pengalaman membawa Persis Solo promosi musim 2021 lalu jadi modal positifnya untuk meraih hal serupa.
PSIM Yogyakarta Boyong 24 Pemain ke Kandang Malut United, Ini Daftarnya |
![]() |
---|
Brajamusti dan Bobotoh Resmi Berdamai, Ini Harapan Kapolresta Yogyakarta |
![]() |
---|
Cahya Supriadi Dipanggil Timnas U-23, Manajer PSIM Jogja Harap Pemain Lain Ikuti Jejak Sang Kiper |
![]() |
---|
Gelandang PSIM Yogyakarta Ze Valente Ungkap Arti Selebrasi Dua Jari saat Bobol Gawang Persib Bandung |
![]() |
---|
PSIM Yogyakarta Tanpa Cahya Supriadi Lawan Malut United, Van Gastel Singgung Kalender FIFA |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.