Bacaan Niat dan Doa

Bacaan Doa Bila Terjadi Gempa Bumi, Memohon Perlindungan Allah SWT : Allahumma inni asaluka khairaha

Saat terjadi gempabumi, umat Islam dianjurkan membaca doa. Berikut ini adalah bacaan doa yang bisa dibaca bila terjadi gempa bumi

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
DOK. Rony Romansyah Ketua RW 13 Dusun Kuwon Tengah
Ilustrasi : Bacaan Doa Bila Terjadi Gempa Bumi, Memohon Perlindungan Allah SWT : Allahumma inni asaluka khairaha 

TRIBUNJOGJA.COM - Saat terjadi gempabumi, umat Islam dianjurkan membaca doa.

Berikut ini adalah bacaan doa yang bisa dibaca bila terjadi gempa bumi :

 اللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَ مَا أَرْسَلْتَ بِهِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيْهَا وَشَرِّ مَا أَرْسَلْتَ بِهِ

Allâhumma innî asaluka khairaha wa khaira mâ fîhâ, wa khaira mâ arsalta bihi, wa a’ûdzubika min syarrihâ, wa syarri mâ fîhâ wa syarri mâ arsalta bihi

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kehadirat-Mu kebaikan atas apa yang terjadi, dan kebaikan apa yang di dalamnya, dan kebaikan atas apa yang Engkau kirimkan dengan kejadian ini. Dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari keburukan atas apa yang terjadi, dan keburukan atas apa yang terjadi didalamnya, dan aku juga memohon perlindungan kepada-Mu atas apa-apa yang Engkau kirimkan.”

Doa Bagi Saudara yang Terdampak Gempa Bumi

Ada doa lain yang dianjurkan untuk dibaca bagi saudara sesama muslim yang terdampak gempa.

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, Allahumma ajirhum fii mushibatihim, wa akhlif lahum khoiran minha

Artinya: "Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya akan kembali kepada-Nya. Ya Allah, berilah mereka pahala dalam musibah mereka dan gantilah dengan yang lebih baik.”

5 Gempa Terdahsyat di Bumi

Gempa bisa terjadi kapan saja dan di belahan bumi mana saja.

Dilansir dari Australian Geographic, berikut adalah daftar 5 (Lima) gempa terbesar di dunia:

1. Valdivia, Chile, 22 Mei 1960 (9,5 magnitudo)

Gempa bumi ini menewaskan 1.655 orang, dengan 3.000 lainnya luka-luka dan 2 juta orang mengungsi.

Kerugian mencapai 550 juta dollar AS, sedangkan tsunami yang ditimbulkannya menyebabkan berdampak sampai Hawaii, Jepang, dan Filipina.

Dua hari setelah gempa pertama, gunung api Puyehue di dekatnya meletus, memuntahkan abu vulkanik setinggi 6 km ke atmosfer selama beberapa minggu.

2. Prince William Sound, Alaska, 28 Maret 1964 (9,2 magnitudo)

Dibandingkan dengan gempa Chile, kerusakan di gempa Alaska tidak terlalu besar.

Tsunami-nya merenggut 128 nyawa dan sampai ke Hawaii, menyebabkan kerugian total hingga 311 juta dollar AS.

Kerusakan paling parah terjadi di kota Anchorage, 120 km dari pusat gempa, Guncangannya dilaporkan berlangsung selama 3 menit.

3. Aceh, Indonesia, 26 Desember 2004 (9,1 magnitudo)

Dalam hal kerusakan serta korban jiwa, gempa dan tsunami Aceh terhitung amat parah.

Total 227.900 korban tewas atau diperkirakan tewas, dengan 1,7 juta orang mengungsi di 14 negara Asia Selatan sampai Afrika Timur.

Kala itu pusat gempa berada 250 km di tenggara Banda Aceh, Indonesia, pada kedalaman 30 km.

4. Sendai, Jepang, 11 Maret 2011 (9,0 magnitudo)

Gelombang tsunami menghantam Kota Miyako di Prefektur Iwate setelah gempa 9,0 magnitudo mengguncang wilayah Tohoku pada 11 Maret 2011.

Sampai sekarang belum ada angka pasti jumlah korban tewas di bencana yang terkenal dengan nama gempa Tohoku ini. 

Akibat bencana gabungan dari gempa pertama, gempa-gempa susulan, dan tsunami, korban tewas diperkirakan mencapai lebih dari 10.000 orang.

Dampak ekonomi juga sangat besar, karena gempa ini menghancurkan tiga reaktor nuklir yang diandalkan banyak industri sebagai pembangkit listrik.

5. Kamchatka, Rusia, 4 November 1952 (9,0 magnitudo)

Gempa bumi ini menimbulkan tsunami yang menyebabkan kerusakan luas sampai Kepulauan Hawaii.

Kerusakan properti diperkirakan sekitar 1 juta dollar AS. Beberapa laporan mengeklaim gelombang tsunami setinggi lebih dari 9 meter di Kaena Point, Oahu.

Seorang petani di sana melaporkan hilangnya 6 ekor sapi karena tsunami, tetapi tidak ada laporan korban jiwa. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved