Idul Adha 2023

Tanggal Berapa Puasa Tarwiyah dan Arafah ? Berikut Jadwalnya Menurut Muhammadiyah dan Pemerintah

Simak rincian jadwal puasa jelang Idul Adha 2023 menurut Muhammadiyah dan pemerintah berikut

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
GRAFIS TRIBUN LAMPUNG/dodi kurniawan
Ilustrasi niat puasa Tarwiyah dan niat puasa Arafah 

TRIBUNJOGJA.COM - Kapan pelaksanaan puasa Zulhijjah, Arafah, dan Tarwiyah menjelang Idul Adha 2023 ?

Pertanyaan ini muncul di benak Anda yang ingin melaksanakan ibadah sunnah jelah Idul Adha.

Seorang peziarahberdoa di Gunung Arafat, juga dikenal sebagai Jabal al-Rahma (Gunung Rahmat)
Seorang peziarahberdoa di Gunung Arafat, juga dikenal sebagai Jabal al-Rahma (Gunung Rahmat) (STR / AFP)

Berikut ini penjelasannya :

Pertama, puasa pada 1-7 Zulhijah, yakni puasa sunah bagi seluruh Muslim, baik yang sedang menunaikan ibadah haji maupun tidak.

Kedua, puasa pada 8-9 Zulhijah atau dua hari menjelang hari raya Idul Adha, hanya disunahkan bagi Muslim yang tidak melaksanakan ibadah haji.

Puasa pada 8 Zulhijah, bertepatan dengan hari Tarwiyah, sehingga disebut Puasa Tarwiyah. Sedangkan, 9 Zulhijah merupakan hari Arafah, sehingga dinamakan Puasa Arafah.

Jadwal puasa Zulhijah, Tarwiyah, dan Arafah

Melalui Maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2023 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1444 H, awal Zulhijah jatuh pada Senin, 19 Juni 2023.

Artinya, Muhammadiyah melaksanakan puasa Zulhijah pada hari ini, Senin (19/6/2023) hingga Selasa (27/6/2023) mendatang.

Ilustrasi
Ilustrasi (ist)

Simak rincian jadwal puasa jelang Idul Adha 2023 menurut Muhammadiyah berikut:

Puasa 1-7 Zulhijah 1444 H: 19-25 Juni 2023
Puasa Tarwiyah (8 Zulhijah 1444 H): 26 Juni 2023
Puasa Arafah (9 Zulhijah 1444 H): 27 Juni 2023.
Selanjutnya, pada Rabu, 28 Juni 2023, umat Islam yang tergabung dalam Muhammadiyah akan merayakan Idul Adha 1444 H.

Di sisi lain, pemerintah melalui sidang isbat pada Minggu (18/6/2023) menetapkan 1 Zulhijah 1444 H jatuh pada Selasa, 20 Juni 2023.

Dengan demikian, puasa Zulhijah sudah bisa dilaksanakan mulai besok, Selasa (20/6/2023) hingga Rabu (28/6/2023).

Berikut rincian jadwal puasa jelang Idul Adha 2023 menurut pemerintah:

Puasa 1-7 Zulhijah 1444 H: 20-26 Juni 2023
Puasa Tarwiyah (8 Zulhijah 1444 H): 27 Juni 2023
Puasa Arafah (9 Zulhijah 1444 H): 28 Juni 2023.
Setelah menunaikan ibadah puasa sunah, pada 10 Zulhijah 1444 H, umat Islam akan merayakan hari raya Idul Adha yang jatuh pada Kamis, 29 Juni 2023.

Keutamaan puasa Zulhijah

Berpuasa di sepuluh hari pertama bulan Zulhijah memiliki banyak keutamaan. Berikut beberapa keutamaan puasa Zulhijah, sebagaimana dilansir dari laman NU dan Muhammadiyah:

1. Pahala berlipat ganda

Ibadah pada sepuluh hari pertama Zulhijah akan mendapatkan pahala berlipat ganda dibanding ibadah di bulan lain.

Ketentuan tersebut telah tertuang dalam hadis sebagai berikut:

"Tidak ada hari-hari yang lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama Zulhijah, satu hari berpuasa di dalamnya setara dengan satu tahun berpuasa, satu malam mendirikan shalat malam setara dengan shalat pada malam Lailatul Qadar." (HR At-Tirmidzi).

2. Menghapus dosa

Berpuasa pada 9 Zulhijah atau di hari Arafah dapat menghapus dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang.

Hapusnya dosa satu tahun lalu dan satu tahun yang akan datang tersebut sesuai dengan hadis berikut:

"Puasa Arafah (9 Zulhijah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu." (HR Muslim).

3. Hari pembebasan dari siksa neraka

Termasuk keutamaan hari Arafah, di hari tersebut Allah lebih banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka dibanding hari lainnya.

Hal tersebut sesuai dengan Hadis Riwayat Muslim berikut:

"Tidak ada hari di mana Allah membebaskan hamba dari neraka lebih banyak daripada hari arafah, dan sungguh Dia mendekat lalu membanggakan mereka di depan para malaikat dan berkata: ‘Apa yang mereka inginkan?" (HR Muslim).

Bila Anda yang ingin melaksanakannya, berikut niat puasa dzulhijjah, tarwiyah, dan arafah:

1. Niat Puasa Dzulhijjah

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shouma syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta'ala

Arti: "Saya niat puasa sunah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta'ala,".

2. Niat Puasa Tarwiyah

 نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Nawaitu shouma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala

Arti: "Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta’ala,".

3. Niat Puasa Arafah

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta'ala

Arti: "Saya niat puasa Arafah, sunnah karena Allah ta’ala,". (*)

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved