Puan Berangkat Haji Berbarengan dengan Anies, Besok Terbang ke Makkah
Rencana keberangkatan Anies yang berbarengan dengan Puan itu awalnya diungkapkan politikus Partai Demokrat, Syahrial Nasution.
"Kan berangkatnya Mas Anies enggak terlalu lama lagi. Hitungan beberapa hari, artinya bisa iya bisa tidak, tapi kemungkinannya kecil ya kalau sebelum berangkat haji akan diumumkan ya," kata Tobas, panggilan akrabnya.
Dia pun meminta semua pihak tidak mendesak mantan Gubernur DKI Jakarta itu untuk segera mendeklarasikan nama cawapres. Sebab, sesuai dengan keputusan piagam koalisi, bahwa perihal cawapres menjadi kewenangan Anies untuk memutuskan.
"Jadi tidak perlu didorong-dorong, dipaksakan, harus sebelum berangkat haji, dan dikait-kaitkan bahwa nama tersebut disebut untuk kemudian didoakan di tanah suci, menurut saya, sudahlah kita pisahkan antara ibadah dan politik," ujar dia.
"Dan karena kita sudah menyerahkan sepenuhnya kewenangan untuk menentukan dan mengumumkan cawapres kepada Mas Anies, tinggal kita nanti tunggu kapan Mas Anies merasa bahwa ada momentum yang tepat sesuai dengan dinamika politik yang ada untuk segera mengumumkan cawapresnya," tambahnya.
Terkait keberangkatan Anies yang berbarengan dengan Puan, Tobas meyakini kedua tokoh politik itu ke Tanah Suci semata untuk beribadah dan bukan hal lain.
"Harapan yang sama ketika kita mendoakan Mas Anies dalam melakukan ibadah hajinya, Mbak Puan jika ingin menjalankan ibadah hajinya juga mudah-mudahan lancar ya, dan diterima ibadahnya," kata Tobas.
Tobas tidak menampik bisa saja Anies dan Puan bertemu karena berangkat sebagai kloter haji Indonesia. Namun bagi Tobas jika pun keduanya bertemu, dipastikan hal tersebut bukan kesengajaan.
"Tidak perlu harus sengaja bertemu, karena bertemu di Indonesia pun sama saja dengan bertemu di sana. Jadi walaupun bertemu ya itu mungkin kebetulan bertemu sebagai satu rombongan dari Indonesia, baik-baik saja," ungkap dia.
Tobas juga memastikan tidak ada persoalan politik di Tanah Suci. Dia percaya baik Anies maupun Puan, perjalanan haji keduanya akan berfokus pada momentum ibadah.
"Semuanya tujuannya ketika di sana ibadah. Ketika di Indonesia mungkin bisa bicara politik, tapi di sana ya biar saja mengalir secara alamiah," ujarnya. (tribun network/mam/igm/dod)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ini-Komentar-Puan-Maharani-Soal-Batalnya-Piala-Dunia-U-20-di-Indonesia.jpg)