Ratusan Layang-layang Kreasi dari Berbagai Daerah Mengudara di Sleman
Tujuan pelaksaan acara tersebut tak lain untuk melestarikan permainan tradisional berupa layang-layang di Kabupaten Sleman.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ratusan layang-layang berukuran besar dari sejumlah warga di berbagi daerah mengikuti lomba kolaborasi layangan kreasi, tradisional dan aduan di Lapangan Sumberarum Setran, Kalurahan Sumberarum, Kapanewon Moyudan, Kabupaten Sleman, Minggu (4/6/2023).
Ketua Panitia kolaborasi layangan kreasi, tradisional dan aduan, Soni Nur Riyanto, mengatakan tujuan pelaksaan acara tersebut tak lain untuk melestarikan permainan tradisional berupa layang-layang di Kabupaten Sleman.
"Melalui Lomba tersebut, diharapkan ke depan, masyarakat lebih tahu ciri khas layang-layang Yogya dan muncul pencinta layang-layang yang baru. Jangan sampai budaya layang-layang di daerah itu hilang," katanya kepada awak media.
Event yang pertama kali digelar di Kabupaten Sleman bagian barat itu direncanakan akan digelar pada setiap tahunnya.
"Karena melestarikan permainan tradisional itu sangat penting ya. Dari permainan tradisional itu, masyarakat terutama anak-anak bisa belajar menjalankan kekompakan dan kesabaran yang kemudian bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," urai Soni.
Adapun kategori layang-layang yang diperlombakan berupa layangan kreasi dengan ukuran minimal 1,5 meter dan layangan tradisional dengan ukuran minimal 1 meter.
"Kemudian kami akan menilai kerapian dari layang-layang, keoriginalan layang-layang itu sendiri, terus ada penilaian terbangnya. Dan kami juga menilai keindahan layang-layang tersebut saat terbang," tuturnya.
Sebagai pemeriah pelaksanaan lomba kolaborasi layangan kreasi, tradisional dan aduan, pihaknya turut menyiapkan hadiah uang tunai jutaan rupiah dan piala kejuaraan.
Pelaksanaan lomba kolaborasi layangan kreasi, tradisional dan aduan itu pun mendapat dukungan positif dari Pemerintah Kabupaten Sleman.
Dalam pelaksaannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya, mengatakan, pelaksaan lomba tersebut bisa menjadi bagian untuk meningkatkan pariwisata di Kabupaten Sleman utamanya di Kabupaten Sleman bagian barat.
"Mudah-mudahan event itu bisa terus berjalan pada setiap tahunnya, sehingga pariwisata di Kabupaten Sleman terus berkembang," tutup Herda.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Lomba-kolaborasi-layangan-kreasi-tradisional-dan-aduan.jpg)