Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Mabes Polri Lakukan Supervisi Polisi RW ke Jogja

Latar belakang dibentuknya Polisi RW dikarenakan adanya perspektif negatif masyarakat terhadap Polri dalam penegakan hukum.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com/Miftahul Huda
Suasana diskusi supervisi Baharkam Polri terkait Polisi RW di Mapolresta Yogyakarta, Rabu (24/5/2023) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Korbimmas Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri melakukan supervisi program Polisi Rukun Warga (RW) di DI Yogyakarta.

Dalam kunjungannya tim supervisi Korbinmas Baharkam Polri bertatap muka dengan perwakilan masyarakat di ruang rapat Mapolresta Yogyakarta .

Koordinator Tim Supervisi 1 Korbinmas Baharkam Polri Kombes Pol M Yudi Hartanto, mengatakan pihaknya akan mendatangi jajaran Polres maupun Polresta di DIY untuk sosialisasi program Polisi RW .

Dia mejelaskan latar belakang dibentuknya Polisi RW dikarenakan adanya perspektif negatif masyarakat terhadap Polri dalam penegakan hukum.

Baca juga: Cerita Haru Polisi Belikan Kaos untuk Remaja yang Ikut Tes Polri, Trenyuh Lihat Kaos Lusuh dan Sobek

Kemudian tingkat kepercayaan publik terhadap aparat kepolisian dinilai rendah sehingga dibutuhkan Polisi yang dapat masuk lebih dekat ke masyarakat.

"Dulu petugas kepolisian masih berjarak. Sekarang harus mengenal lingkungan kampung binaannya diradius 100 meter," kata Kombes Yudi, di ruang Patriatama Mapolresta Yogyakarta, Rabu (24/5/2023)

Adanya Polisi RW lanjut, Kombes Yudi, tidak menggeser peran Bhabinkamtibmas dan Babinsa ditengah masyarakat.

"Polisi RW bukan Polisi senyap. Tidak mengubah konsep terdahulu. Ketika Babinsa atau Bhabinkamtibmas tidak bisa hadir bisa tukar informasi dengan Polisi RW," ucapnya.

Yudi menambahkan, Polisi RW terdiri dari para anggota Satuan Reserse Kriminal, Narkoba serta Intelkam.

"Karena mereka yang mampu melihat mana yang bisa dinaikan ke proses pidana dan mana yang bisa diselesaikan dengan mediasi," imbuhnya.

Harapannya Polisi RW di DIY dapat bekerja secara maksimal terlebih lagi DIY selama ini sudah ada kelompok Jaga Warga.

Baca juga: Sambangi Jogja, Menhan Prabowo Tekankan Persatuan TNI Polri dan ASN

Merespon hal ini, Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Saiful Anwar, menjelaskan di Kota Yogyakarta terdapat 169 kampung.

Pihaknya juga telah menerjunkan 169 anggotanya terdiri dari Satuan Reserse Kriminal, Narkoba dan Intelkam.

"Kami sudah menerjunkan anggota sebanyak 169 orang ini sudah berdasarkan arahan Kapolda, itu terdiri dari reskrim, narkoba dan intelejen," jelasnya.

Harapannya sebagai Polisi RW yang betugas mencari tahu ataupun menggali informasi setiap permasalahan di masyarakat, mereka juga diharapkan menjadi penyambung lidah masyarakat ke institusi Polri .

"Hal-hal penting dimasyarakat harus perlu disampaikan. Misal penipuan online kejahatan jalanan atau permasalahan sosial laiannya," ungkapnya.

Dalam agenda supervisi kali ini turut dihadiri perwakilan masyarakat dan perwakilan dari TNI. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved