Berita Bisnis Terkini
Harga Telur Ayam di Gunungkidul Melambung hingga Rp 30 Ribu Per Kg
Meningkatnya permintaan masyarakat disinyalir menjadi faktor penyebab naiknya harga telur ayam.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Harga telur ayam di Gunungkidul melambung selama beberapa waktu terakhir.
Tingginya permintaan hingga aktivitas masyarakat disebut menjadi pemicunya.
Kepala Seksi Distribusi, Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan (Disdag) Gunungkidul, Retno Utami mengungkapkan harga telur ayam kini di kisaran Rp 30 ribu per kilogram (kg).
"Ini harga rata-rata telur ayam berdasarkan pemantauan kami di sejumlah pasar," jelas Retno, Selasa (23/05/2023).
Menurutnya, kenaikan harga telur ayam mulai dirasakan sejak awal Mei.
Baca juga: Harga Telur Ayam Pecah Rekor, Pemerintah Harus Bertindak
Adapun di pekan pertama harga rata-ratanya sudah mencapai Rp27.800,00 per kg.
Retno mengatakan ada sejumlah faktor yang menyebabkan naiknya harga telur ayam.
Namun dominan karena meningkatnya permintaan masyarakat.
"Apalagi saat ini juga sedang banyak hajatan hingga tradisi rasulan," ujarnya.
Retno juga menilai pakan ternak ikut mempengaruhi.
Pasalnya, harga pakan ternak ayam saat ini juga sedang mengalami kenaikan.
Meski begitu, pasokan telur ayam dipastikan tidak terkendala.
Pemantauan harganya pun terus dilakukan secara rutin.
Naiknya harga telur juga diungkapkan oleh Siti Fatonah.
Ia merupakan satu di antara distributor telur ayam di Gunungkidul .
Baca juga: Harga Telur Ayam Ras di Pasar Beringharjo Yogyakarta Naik, Jumlah Penjualan Malah Kian Menurun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Harga-Telur-Ayam-di-Gunungkidul-Melambung-hingga-Rp-30-Ribu-Per-Kg.jpg)