Inggris Kirim Rudal Storm Shadow ke Ukraina, Bisa Menjangkau Krimea
Rudal jelajah jarak jauh yang dikirimkan Inggris ke Ukraina adalah Rudal Storm Shadow. Rudal ini mampu menjelajah sejauh 250 kilometer.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, KYIV - Inggris resmi mengirimkan bantuan rudal jelajah jarak jauh kepada Ukraina untuk membantu melawan Rusia.
Rudal jelajah jarak jauh yang dikirimkan Inggris ke Ukraina adalah Rudal Storm Shadow.
Rudal ini mampu menjelajah sejauh 250 kilometer.
Kepastian pengiriman Rudal Storm Shadow ini didapat setelah Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengatakan kepada anggota parlemen di House of Commons bahwa Inggris menyumbangkan rudal Storm Shadow ke Kyiv.
Dikutip dari Kompas.com yang melansir pemberitaan Reuters, dengan daya jelajah 250 KM, Ukraina bisa menyerang wilayah yang selama ini diduduki oleh Rusia.
Termasuk wilayah Bakhmut dan Krimea
Wallace mengatakan rudal-rudal itu saat ini masuk atau berada di negara itu sendiri.
Ben Hodges, mantan Panglima Angkatan Darat AS di Eropa, mencuit ucapan selamat untuk Inggris.
"Ini akan memberi Ukraina kemampuan untuk membuat Crimea tidak dapat dipertahankan oleh pasukan Rusia dan akan memaksa Rusia memikirkan kembali di mana harus menempatkan armada Laut Hitamnya," ujarnya.
Langkah Inggris memberikan dorongan lain kepada militer Ukraina setelah menerima senjata canggih Barat lainnya termasuk tank dan artileri presisi jarak jauh.
Ukraina sendiri saat ini tengah menyiapkan serangan balik terhadap Rusia.
Namun untuk melaksanakan serangan balik, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan militer negaranya membutuhkan lebih banyak waktu.
Baca juga: Pejabat Rusia dan Ukraina Ikut "Berperang" Saat Hadiri Konferensi Ekonomi di Turki
Persiapan serangan ditujukan untuk memukul mundur pasukan pendudukan Rusia dan membuka babak baru dalam perang lebih dari 14 bulan setelah invasi skala penuh Kremlin.
Zelenskyy mengatakan dalam sebuah wawancara yang disiarkan Kamis oleh BBC bahwa tidak mungkin melancarkan serangan sekarang karena terlalu banyak nyawa yang akan hilang.
“Dengan (apa yang kami miliki) kami bisa maju dan sukses,” kata Zelenskyy dalam wawancara tersebut, menurut BBC.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Presiden-Ukraina-Volodymyr-Zelensky-sampaikan-pidato-di-G20.jpg)