Berita Kota Magelang Hari Ini

TP PKK Tekan Angka Stunting di Kota Magelang Lewat Program Ceting Emas 

Tim Penggerak (TP) PKK Kota Magelang meluncurkan Program Ceting Emas (Cegah Stunting Emak-emak Magelang Sehat) sebagai upaya penurunan

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Magelang 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting  

TRIBUNJOGJA.COM, KOTA MAGELANG - Tim Penggerak (TP) PKK Kota Magelang meluncurkan Program Ceting Emas (Cegah Stunting Emak-emak Magelang Sehat) sebagai upaya penurunan angka stunting di Kota Magelang.

Ketua TP PKK Kota Magelang Niken Ichtiaty menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan Ceting Emas adalah menggerakkan organisasi wanita yang ada di Kota Magelang untuk berkontribusi dalam mendukung penurunan stunting.

Yakni, dengan pemberian PMT (Pemberian Makanan Tambahan) tinggi protein hewani kepada baduta/balita yang terindikasi stunting.

Baca juga: Parpol di Kota Yogyakarta Diminta Gencarkan Pendidikan Politik ke Akar Rumput untuk Cegah Konflik

Sasaran program Ceting Emas adalah baduta dan balita yang terindikasi stunting berdasarkan hasil pemeriksaan antropometri yang dilakukan di Posyandu di Kota Magelang.

"Pelaksanaan kegiatan Ceting Emas akan dilaksanakan di Kecamatan Magelang Selatan dan diprioritaskan pada baduta yang terindikasi stunting khususnya yang berasal dari keluarga tidak mampu dan sosial ekonomi rendah," terangnya, Rabu (10/5/2023).

Rencana pelaksanaan akan dimulai pada bulan Mei 2023 sampai Juli 2023.

Adapun teknis pelaksanaan kegiatan dengan penggalangan donasi yang dikelola TP PKK Kota Magelang.

Niken menjelaskan, petugas yang memasak di dapur gizi adalah kader yang ada di kelurahan yang sudah dilatih mengenai PMBA (Pelatihan Konseling Pemberian Makan Bayi dan Anak), penyusunan menu makanan yang akan dimasak oleh kader dilakukan oleh Persagi (Persatuan Ahli Gizi Indonesia).

Selanjutnya, distribusi dan pemantauan konsumsi PMT dilakukan oleh kader kesehatan di wilayah masing- masing. Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan dilakukan oleh tim Puskesmas setempat secara rutin sebulan sekali. Monitoring perkembangan status gizi dan progres program Ceting Emas juga dilakukan oleh donatur.

"Hasil yang diharapkan dari kegiatan Ceting Emas adalah meningkatnya status gizi anak dan penambahan tinggi badan anak baduta dan balita yang terindikasi stunting di Kota Magelang," ucapnya.

Selain itu, terwujudnya pemberdayaan masyarakat dalam mendukung penurunan stunting di Kota Magelang dan terwujudnya dukungan dana untuk pelaksanaan pemberian PMT tinggi protein hewani.

Wakil Wali Kota Magelang M. Mansyur yang hadir dan membuka kegiatan tersebut memberikan apresiasi setinggi-tingginya TP PKK Kota Magelang yang menginisiasi Ceting Emas ini.

Disampaikan bahwa, stunting merupakan permasalahan global dan tidak hanya terjadi di Indonesia saja. Data hasil penimbangan serentak di posyandu pada bulan Agustus tahun 2022, terdapat 412 anak balita yang terindikasi mengalami stunting di Kota Magelang.

Sedangkan berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, prevalensi balita stunting di Kota Magelang sebesar 13,9 persen. Hal ini berarti mengalami kenaikan sebesar 0,6 % dibandingkan dengan tahun 2021 yaitu sebesar 13,3 % .

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved