Berita DI Yogyakarta Hari Ini
Yogya Sering Diguyur Hujan Deras, Dinpar DIY Imbau Wisatawan untuk Waspada
Masyarakat maupun wisatawan diimbau untuk waspada saat berada di titik-titik tempat wisata ketika terjadi hujan deras.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Adanya intensitas curah hujan yang deras di DI Yogyakarta, mengakibatkan beberapa lokasi terendam banjir dengan jangka waktu sementara.
Melalui hal itu, Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharja mengimbau kepada masyarakat untuk waspada saat berada di titik-titik tempat wisata ketika terjadi hujan deras.
"Namanya pariwisata itu kan sangat sensitif, termasuk dengan cuaca. Jadi, kami selalu memberikan informasi kepada wisatawan maupun calon wisatawan tidak hanya masalah hujan yang intensitasnya cukup tinggi, tetapi juga dari sisi keamanan. Misal dari sisi kebijakan yang lain," tuturnya kepada awak media di sela-sela tugasnya, Jumat (5/5/2023).
Sebagai contoh saat terjadi bencana alam berupa guguran lava pijar di Gunung Merapi sekitar sebulan yang lalu.
Maka, pihaknya memberikan kebijakan wilayah mana saja yang masih aman dan diperbolehkan untuk dikunjungi oleh masyarakat.
Baca juga: Peringatan Dini BMKG Sabtu 6 Mei 2023: Daftar Wilayah Berpotensi Cuaca Ekstrem Hujan Lebat dan Angin
"Bukan kami meniadakan, tetapi kami mengatur supaya keamanan wisatawan terjaga. Itu yang menjadi konsen kami. Karena kami ingin juga membangun sebuah destinasi yang bertanggung jawab. Termasuk keamanan wisatawan terhadap faktor kebencanaan alam itu," urai Singgih.
"Konsep kami adalah sustainable tourism, yang bagaimana kami mengembangkan pariwisata tanpa kemudian bisa merusak alam itu sendiri dan juga berkaitan dengan filosofi kita yakni memayu hayuning bawana. Saya kira itu menjadi bagian dari spirit kita," imbuh dia.
Di sisi lain, Singgih menyebut, sejauh ini kondisi pariwista di DIY masih aman walau terdapat kondisi hujan deras yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir.
"Kalau saya melihat fenomena yang ada di Jogja ini, kalau banjir kayaknya belum. Tetapi kalau kita melihat genangan (air) itu iya (ada). Setiap kali ada hujan agak deras dengan periode waktu yang agak lama, biasanya menggenang. Tapi itu biasanya satu sampai dua jam saja, (setelah itu, genangan air) langsung surut lagi," jelas Singgih.
Melalu8 hal itu, pihaknya berharap, pemerintah dan masyarakat dapat berkolaborasi melakukan pencegahan banjir di DIY, terutama di tempat wisata.
Baik itu dengan membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya.
"Sampah-sampah yang masih menyumbat yang kemudian belum dibersihkan saya kira itu perlu kita gerakan untuk seperti itu (tertib membuang sampah pada tempatnya). Agar kemudian air hujan yang jauh ke tanah itu tidak terlalu lama berada di permukaan tanah dan kemudian masuk ke dalam tanah. Agar selanjutnya sirkulasi air tanah dapat kita minum," pungkas Singgih.( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Yogya-Sering-Diguyur-Hujan-Deras-Dinpar-DIY-Imbau-Wisatawan-untuk-Waspada.jpg)