Berita Jogja Hari Ini
Momen Idul Fitri 2023, Transaksi di Teras Malioboro 2 Belum Sesuai Harapan Pedagang
Ketua Koperasi Paguyuban PKL Malioboro Tri Dharma, Rudiarto, mengatakan, jumlah transaksi produk lokal selama momen libur Lebaran Idulfitri 2023
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Momen Libur Lebaran Idulfitri 2023 menjadi berkah bagi pedagang di Teras Malioboro 2 yang berada di destinasi wisata Malioboro.
Meski begitu, Ketua Koperasi Paguyuban PKL Malioboro Tri Dharma, Rudiarto, mengatakan, jumlah transaksi produk lokal selama momen libur Lebaran Idulfitri 2023 di Teras Malioboro 2 tidak sebanyak beberapa tahun yang lalu atau tepat sebelum Pandemi Covid-19 berlangsung.
"Lebaran tahun ini kelihatannya berkurang transaksinya dibandingkan sebelum pandemi. Mungkin karena ada pengaruh susahnya orang mencari tempat parkir dan mungkin sebagai contoh ada tempat jualan yang tidak strategis dan tidak sesuai harapan," urainya kepada Tribun Jogja di Teras Malioboro 2, Rabu (26/4/2023).
Disampaikannya, walau tingkat kunjungan wisatawan Teras Malioboro 2 terlihat lebih banyak daripada bulan puasa Idulfitri 2023, tapi untuk tingkat daya belinya masih dikategorikan rendah.
"Memang benar, ramai pengunjung saat ini juga ada efeknya terhadap transaksi. Tapi masih banyak wisatawan yang hanya melihat-lihat produk yang kami jual saja," kata dia.
"Kalau dibandingkan pada hari-hari biasa, jumlah transaksi itu sebenarnya juga sama. Tapi tidak setara dengan harapan ketika dibandingkan saat kami masih berjualan di Pedestrian Malioboro. Itu perbedaannya jauh sekali," tambah Rudiarto.
Disampaikannya, saat berjualan di Pedestrian Malioboro banyak pedagang yang memperoleh omzet mencapai Rp2-3 juta per hari, namun saat ini untuk mendapatkan omzet tersebut sangatlah sulit.
"Waktu di pedestrian itu transaksinya bisa sampai 100 persen dalam sehari, tapi kalau di sini (Teras Malioboro 2) hanya 25 persen transaksi produk yang laku dan itu semua tidak merata," bebernya.
"Sebetulnya kami juga sudah berbuat banyak promosi begitu juga dengan pemerintah. Tapi jual beli produk masih tetap belum sesuai seperti yang kami harapkan," lanjut Rudiarto.
Ia pun menyempatkan diri untuk bertanya-tanya kepada pengusaha besar mengenai jual beli produk lokal selama Idulfitri 2023. Ternyata, informasi yang dia dapatkan tidak jauh berbeda dengan apa yang dirasakan olehnya dan rekan-rekan seperjuangannya di Teras Malioboro 2.
"Mungkin penurunan transaksi itu dikarenakan pengaruh global, jadi daya beli masyarakat itu memang menurun untuk saat ini," papar dia.
"Saat ini, kalau kami berjualan paling banter itu bisa sampai 10 pcs. Kalau seperti bulan puasa satu bulan penuh kemarin itu tidak terlalu ramai," tutup Rudiarto.(Nei)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Momen-Idul-Fitri-2023-Transaksi-di-Teras-Malioboro-2-Belum-Sesuai-Harapan-Pedagang.jpg)