Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Duduk Bareng BEM UNY, Anggota DPD RI Afnan Hadikusumo Minta Mahasiswa Tetap Kritis

Anggota DPD RI Dapil DIY, M Afnan Hadikusumo meminta mahasiswa lebih peka dengan segala kondisi di sekitarnya.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Suasana Sosialisasi Empat Pilar Bernegara yang digelar MPR RI bersama Pusat Studi Muhammadiyah, Selasa (18/4/2023) sore lalu, di Kantor Perwakilan DPD RI DIY. 

TRIBUNJOGJA.COM - Anggota DPD RI Dapil DIY, M Afnan Hadikusumo meminta mahasiswa lebih peka dengan segala kondisi di sekitarnya.

Pasalnya, mahasiswa merupakan bagian dari kaum intelektual yang tumbuh di lingkungan yang sangat heterogen.

Hal itu, disampaikannya dalam Sosialisasi Empat Pilar Bernegara yang digelar MPR RI bersama Pusat Studi Muhammadiyah, Selasa (18/4/23) sore lalu, di Kantor Perwakilan DPD RI DIY.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya mengundang puluhan mahasiswa yang tergabung dalam wadah BEM KM UNY.

"Kesalahan atas kebijakan yang dilakukan penguasa harus dikritisi secara membangun. Mahasiswa harus menjadi generasi yang peka pada kondisi masyarakat sekitarnya, sekaligus ikut memperjuangkan aspirasi dan kepentingan mereka," tambahnya.

Terlebih, lanjut Afnan, mahasiswa cenderung sering melakukan interaksi dengan masyarakat, sehingga dipastikan lebih memahami permasalahan yang sedang terjadi.

Baca juga: DPD RI dan Kapolda DIY Sepakat Rawat Keberagaman dan Toleransi di Jogja

Menurutnya mahasiswa bisa berperan menganalisis masalah-masalah tersebut, kemudian menyampaikannya pada pemerintah.

"Sebagai bagian dari masyarakat, mahasiswa tentu tidak boleh acuh terhadap perkembangan segala dinamika kepemerintahan," katanya.

"Kita harus belajar banyak dari reformasi 1998 ketika Orde Baru tumbang. Itu salah satu aksi terbesar yang dimotori mahasiswa," tambah Afnan.

Sementara, Ketua BEM UNY, Afgan menuturkan, untuk melaksanakan langkah-langkah taktis tersebut, dibutuhkan dorongan nasionalisme sangat penting dikembangkan.

Nasionalisme tak sebatas rasa cinta terhadap tanah air, tapi juga sebagai sikap positif guna membangun bangsa dan negara.

"Kita harus berani dan tangguh dalam menghadapi berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa, serta mampu memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara ke depan," terangnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved