RSPS Bantul Siagakan 13 Ambulans untuk Hadapi Kegawatdaruratan Selama Libur Lebaran 2023

Selain siaga di rumah sakit, armada ambulans juga akan bergerak secara mobile apabila dibutuhkan oleh masyarakat maupun Dinas Kesehatan Bantul.

Penulis: Santo Ari | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM / Gaya Lufityanti
RSUD Panembahan Senopati 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati (RSPS) Bantul menyiagakan ambulans untuk menghadapi libur Lebaran tahun ini.

Sebanyak 13 unit disiapkan untuk penanganan kondisi kegawatdaruratan di Kabupaten Bantul.  

Direktur Utama RSPS Bantul, Atthobari, mengatakan ambulans yang disiagakan itu nantinya juga akan dilengkapi sopir, petugas, serta peralatan kesehatan.

Selain siaga di rumah sakit, armada ambulans juga akan bergerak secara mobile apabila dibutuhkan oleh masyarakat maupun Dinas Kesehatan Bantul.

Dalam penyiagaan armada ambulans tersebut pihaknya juga akan menerapkan sistem piket bekerjasama dengan instansi terkait.

Sehingga petugas dan driver akan siaga selama 24 jam dan dapat bergerak cepat jika dibutuhkan.  

"Untuk ambulans kami siapkan di gedung RSUD selama 24 jam untuk mendukung  pelayanan kegawatdaruratan menghadapi libur Idul Fitri," ujarnya Senin (17/4/2023).

Adapun RSPS Bantul juga akan menyesuaikan beberapa jadwal pelayanan seiring dengan berlakunya cuti bersama dari tanggal 21 - 24 April 2025.

Dimana layanan poliklinik kembali dibuka pada tanggal 25 April 2023.

Namun demikian, untuk pelayanan instalasi gawat darurat (IGD), pihak rumah sakit memastikan tidak libur dan terus dibuka selama 24 jam.

Kebijakan tersebut juga berlaku pada pelayanan obstetri neonatal emergency komprehensif (Ponek) serta pelayanan Hemodialisa cuci darah bagi pasien pasien yang membutuhkan.

"Sehingga meski saat libur pun kami tetap menyiagakan petugas untuk melakukan pelayanan,"  imbuhnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Bantul, Anugrah Wiendyasari, menyampaikan untuk kecepatan layanan Dinkes Bantul juga mengerahkan tim Public Safety Center (PSC) 119 yang siap dipanggil 24 jam penuh.

Jika terjadi kegawatdaruratan medis, warga masyarakat bisa menghubungi PSC 119 yang siaga 24 jam.

Ketika ada gawat darurat, tim tersebut akan secara cepat merespon datang ke lokasi dengan respon tim maksimal 20 menit.
 
“Selama ini PSC 119 juga siaga 24 jam untuk merespon kegawatdaruratan di Kabupaten Bantul. Dan besok PSC 119 akan backup di wilayah Bantul kota,” ucapnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved