Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Anggota MPR RI Dapil DIY Tekankan Pentingnya Peran Ormas untuk Masyarakat Berkualitas

Ormas di Indonesia memiliki peran yang sangat penting dalam upaya kemerdekaan Indonesia. 

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Kegiatan sosialisasi 4 pilar yang digelar di Kelurahan Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (15/4/2023) kemarin. 

TRIBUNJOGJA.COM - Anggota MPR RI, Ibnu Mahmud Bilaludin atau yang akrab dipanggil Pak Ibnu dari fraksi PAN Dapil DIY menggelar acara sosialisasi 4 pilar di Kelurahan Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (15/4/2023) kemarin.

Acara tersebut diikuti oleh sekira 150 warga Kasihan Bantul dan menghadirkan narasumber Ir. H. Ibnu Mahmud Bilalludin dan Arif Jamali Muis, M.Pd selaku sekretaris PWM DIY.

Pada acara tersebut Ibnu menjelaskan bahwa dalam berbangsa dan bernegara, memerlukan peran berbagai organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah , NU, PERSIS, dan ormas lainnya.

Hal itu dikarenakan, ormas di Indonesia memiliki peran yang sangat penting dalam upaya kemerdekaan Indonesia. 

Selain itu, dengan adanya ormas-ormas tersebut, dapat membangun masyarakat yang lebih berkualitas, baik dari segi ekonomi, sosial, pendidikan, dan budaya, sehingga masyarakat Indonesia dapat berpartisipasi dalam membangun negeri agar terus berkembang.
 
“Muhammadiyah sebagai kekuatan nasional sejak awal berdirinya pada tahun 1912 telah berjuang dalam pergerakan kemerdekaan dan melalui para tokohnya terlibat aktif mendirikan Negara Republik Indonesia yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945,” ungkap Ibnu Mahmud Billaludin.

Baca juga: Anggota MPR RI Dapil DIY Tekankan Pentingnya Menjaga Persatuan Jelang Tahun Politik


 
Ia juga menjelaskan bahwa perjuangan Muhammadiyah tak berhenti sampai Indonesia merdeka saja, namun terus berlanjut dari pemerintahan-pemerintahan pasca kemerdekaan, hingga sekarang.

Artinya Muhammadiyah memiliki sumbangsih yang besar dan peran yang penting dalam membangun negeri.
 
"Pengabdian Muhammadiyah terhadap bangsa dan negera terus berlanjut. Misi kebangsaan Muhammadiyah ini didorong keinginan yang kuat agar Indonesia mampu melangkah ke depan sejalan dengan cita-cita kemerdekaan," imbuhnya.
 
Acara sosialisasi 4 pilar tersebut semakin lengkap dengan penjelasan Arief Jamali Muis dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY, yang menjelaskan tentang bagaimana umat Islam bersikap. 

Menurutnya, umat Islam harus bersikap moderat dan tetap objektif dalam melihat berbagai persoalan umat dan bangsa.
 
“Umat islam harus mengedepankan sikap wasatiyah (sikap tengahan), tidak ekstrem ke kanan maupun ke kiri, selain itu umat islam dalam berperan membangun peradaban bangsa, harus beralih dari sikap reaktif-konfrontatif menjadi proaktif-konstruktif sehingga dapat membangun pusat - pusat keunggulan (center of excelent) yg akhirnya bangsa ini juga terangkat martabatnya,” pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved