Ini Kata Paus Fransiskus Terkait Serangan Israel ke Palestina

Ketegangan Israel dan Palestina semakin panas saja. Pemimpin Umat Katolik Dunia, Paus Fransiskus pun angkat bicara.

Editor: ribut raharjo
AFP via Kompas.com
Paus Fransiskus (AFP PHOTO/ANDREAS SOLARO) 

TRIBUNJOGJA.COM - Ketegangan Israel dan Palestina semakin panas saja. Pemimpin Umat Katolik Dunia, Paus Fransiskus pun angkat bicara.

Paus Fransiskus menggarisbawahi keprihatinan yang mendalam atas gejolak ketegangan baru antara Israel dan Palestina, saat ia memimpin Misa Paskah pada Minggu (9/4/2023).

Dia mengatakan, kekerasan baru mengancam iklim kepercayaan yang diinginkan dan rasa saling menghormati yang diperlukan untuk melanjutkan dialog antara Israel dan Palestina.

Paus Fransiskus bicara demikian di hadapan puluhan ribu orang yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus, Vatikan.

AM Putut Prabantoro, delegasi PWKI berkesempatan bersalaman langsung dengan Paus Fransiskus di Vatikan.
AM Putut Prabantoro, delegasi PWKI berkesempatan bersalaman langsung dengan Paus Fransiskus di Vatikan. (Istimewa)

Sebagaimana dikutip dari Kantor berita AFP, pada pekan ini telah terjadi lonjakan kekerasan dan kerusuhan saat bulan Ramadhan, Paskah Yahudi, dan Paskah Kristen datang bersamaan.

Pada Rabu (5/4/2023), polisi Israel menyerbu ruang sholat masjid Al Aqsa, situs tersuci ketiga umat Islam.

Mereka melakukan itu dengan dalih ingin mengusir pemuda pelanggar hukum dan agitator bertopeng yang disebut telah membarikade diri di dalam masjid Al Aqsa.

Keesokan harinya, lebih dari 30 roket ditembakkan dari tanah Lebanon ke Israel.

Tentara Israel menuding serangan itu dilakukan oleh kelompok-kelompok Palestina.

Mereka mengatakan kemungkinan besar pelakunya adalah Hamas yang menguasai Jalur Gaza.

Israel kemudian membombardir Gaza dan Libanon selatan, menargetkan "infrastruktur teror" yang katanya milik Hamas.

Pada Jumat (7/4/2023), dua serangan terpisah menyebabkan seorang turis Italia dan dua saudara perempuan Inggris-Israel tewas, dan beberapa lainnya luka-luka, di Tel Aviv dan Tepi Barat.

Sementara, pada hari ini, Minggu, Israel dilaporkan telah melancarkan serangan artileri ke Suriah sebagai pembalasan atas roket yang menurut tentara ditembakkan dari sana ke wilayah Israel.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved