Berita DI Yogyakarta Hari Ini
ICA BPD DIY Kenalkan Kuliner Jogja Lewat Live Cooking dan Pembagian 3.500 Bakmi Goreng
Puluhan koki dan chef unjuk kebolehan melalui live cooking mi goreng di Tugu Yogyakarta pada Minggu (9/4/2023) sore.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Puluhan koki dan chef dari Indonesian Chef Assosiation Badan Pengurus Daerah DI Yogyakarta (ICA BPD DIY) melakukan unjuk kebolehan melalui live cooking mi goreng di Tugu Yogyakarta pada Minggu (9/4/2023) sore.
Ketua ICA BPD DIY, Chef Fajar Subenney, menyampaikan, bahwa kegiatan itu menjadi bagian aksi sosial secara tahunan.
"Pada tahun ini kami mengangkat tema Ramadan bersama ICA BPD DIY. Di mana, kegiatan itu tentu saja sudah berlangsung beberapa waktu lalu, namun saat Covid kemarin kami sempat berhenti. Maka saat ini kami reborn (lahir baru) untuk kegiatan sosial," ucapnya kepada awak media di Tugu Jogja.
Pada saat itu pihaknya turut menyiapkan 3.500 menu seputar bakmi, baik itu yang dikombinasikan dengan daging burung dara maupun bebek.
"Jadi kami kombinasikan mi dengan daging-daging tersebut. Kami juga disupport dari temen-temen hotel yang ada di Yogyakarta, cathering dan cafe-cafe. Kemudian ada juga support dari temen-temen restoran," urai Chef Benny.
Disampaikan, pelaksanaan live cooking sekaligus pembagian ribuan kotak bakmi goreng itu sengaja dilakukan di Tugu Jogja dengan alasan ingin memperkenalkan kuliner Yogyakarta lebih jauh kepada wisatawan.
"Lokasi itu juga menarik sekali, karena ikoniknya Jogja dan tempat berkumpulnya masyarakat sekaligus tempat wisata di Yogyakarta . Di sana lah tempat kami berkumpul dan menjadi tempat kami bersosialisasi dengan orang Jogja. Maka ICA ingin menyatu hal itu dengan masyarakat," tutur dia.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo, terlihat hadir dan melakukan live cooking sembari memasak bakmi goreng.
"Menu bakmi saya kira tidak perlu diragukan di Yogyakarta. Karena, central bakmi di Yogya itu sangat luar biasa sekali. Baik itu bakmi Jawa, mi lethek maupun bihun, saya rasa itu varian yang sangat luar biasa untuk mengolah mi goreng atau mi godok. Saya rasa chef itu juga harus mampu menciptakan varian mi baru untuk Yogyakarta ," ujar Singgih.
Ia pun mengatakan, bahwa hal tersebut menjadi bagian promosi wisata sekaligus kuliner Yogyakarta untuk dapat dikenal oleh masyarakat lebih luas.
Kepala Bidang Pelatihan Pembinaan Standarisasi dan Pemandangan Dinaskertans DIY, Setiawan Rineksa, juga terlihat hadir dan memberikan pendapat mengenai live cooking dan pembagian bakmi goreng kepada masyarakat.
"Saya kira itu event yang cukup bagus. Karena bakmi menjadi makanan yang hampir semua masyarakat pada suka," tutupnya.( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ICA-BPD-DIY-KenalkanKuliner-Jogja-Lewat-Live-Cooking-dan-Pembagian-3500-Bakmi-Goreng.jpg)