Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Organda DIY Ingatkan Kelayakan Kendaraan untuk Arus Mudik

Kelayakan kendaraan merupakan standar untuk menerapkan standar manajemen keselamatan.

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ketua Organisasi Angkutan Darat ( Organda ) DIY, Hantoro mengingatkan kelayakan kendaraan perusahaan otobus.

Menurut dia kelayakan kendaraan merupakan standar untuk menerapkan standar manajemen keselamatan.

"Maka dari itu kami harapkan kelayakan kendaraan diperhatikan. Tetapi ini juga sudah menjadi komitmen perusahaan. Dan saat ini perusahaan tidak akan gegabah, kalau sudah tidak layak ya tidak digunakan," katanya, Rabu (05/04/2023).

Ia menyebut hampir seluruh bus yang bernaung di Organda DIY layak jalan.

Terlebih belum lama ini bus-bus tersebut telah melakukan ramp check, dan hampir semuanya laik jalan. 

Menurut dia, perawatan kendaraan merupakan sebuah keharusan.

Selama ini pun anggotanya tetap melakukan perawatan, meski tidak digunakan. 

"Kenapa? Karena kerugian kalau ada kerusakan di jalan itu bisa dua kali lipat. Misalnya harga sparepart harganya Rp 100  ribu, kalau ada kerusakan di jalan bisa Rp200-300 ribu. Makanya kendaraan pasti kita rawat, meskipun tidak dipakai," terangnya.

Hantoro melanjutkan kepadatan lalu lintas arus mudik menjadi salah satu kondisi yang harus diperhatikan.

"Sehingga kondisi kendaraan harus fit. Selain itu awak kendaraan juga harus fit juga. Sehingga nanti arus mudik maupun balik bisa berjalan lancar," lanjutnya.

Terkait angka reservasi bus, ia menyebut saat ini sudah lebih  baik dibanding dua tahun sebelumnya.

Melihat dari data pemesanan, ia memperkirakan load factor bus bisa mencapai 100 persen seperti sebelum pandemi.( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved