Berita Bantul Hari Ini
Sebanyak 2 Juta Pemudik dan Wisatawan Diprediksi Masuk Bantul Saat Libur Lebaran
Dinas Perhubungan Bantul akan mendirikan pos pengamanan dan pos pemantauan di beberapa objek wisata yang diperkirakan cukup ramai pengunjung.
Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Dinas Perhubungan memprediksi ada sekitar 1,5-2 juta orang masuk ke Bantul selama mudik hingga arus balik Lebaran .
Dishub Bantul pun akan mengerahkan ratusan personel untuk memperlancar arus lalu lintas.
Kepala Bidang Angkutan Jalan dan Prasarana Transportasi Dinas Perhubungan Bantul , Suyamto mengatakan, berdasarkan hasil rapat dengan Dinas Perhubungan DIY, beberapa waktu lalu, akan ada sekitar 1,5-2 juta pemudik masuk Bantul selama H-7 lebaran sampai H+7 Idulfitri.
“Jumlah itu juga termasuk wisatawan. Selain pemudik, ada juga wisatawan yang datang ke Bantul ,” ujarnya Sabtu (1/4/2023).
Dengan demikian, selain pintu masuk Bantul , jalur-jalur wisata dipastikan akan padat kendaraan.
Baca juga: Polsek Pundong Sita 13 Sepeda Motor yang Dipakai untuk Perang Sarung
Karena itu pihaknya juga akan mendirikan pos pengamanan dan pos pemantauan di beberapa objek wisata yang diperkirakan cukup ramai pengunjung.
“H-7 lebaran difokuskan untuk pengamanan arus lalu lintas yang masuk wilayah Bantul. Dan pengamanan wisatawan akan difokuskan pada lebaran sampai H+7 lebaran,” ujarnya.
Adapun pos pengamanan arus lalu lintas didirikan di lima lokasi, yakni Klangon Argosari Sedayu, Jalan Srandakan, Pos Induk Gabusan (Jalan Parangtritis), Piyungan (Simpang Tigas Jalan Jogja- Wonosari), dan TPR Parangtritis.
Sedangkan pos pemantauan didirikan di lima lokasi, yakni di Hutan Pinus Mangunan, Puncak Becici, Pinus Pengger, jalur Cinomati, dan Jembatan Kretek II.
Suyamto menambahkan, nanti petugas tidak hanya berjaga di pos, namun ada juga pengamanan bergerak dengan melakukan patroli untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas.
Baca juga: Bupati Bantul Belum Akan Menerapkan Aturan Jam Malam
Sebelumnya, Kepala Dishub Kabupaten Bantul Singgih Riyadi mengatakan semua personel Dinas Perhubungan tidak ada yang cuti selama libur lebaran Idulfitri karena semua difokuskan untuk pengamanan pemudik dan wisatawan.
Total ada 751 personel gabungan yang disiagakan untuk pengamanan pemudik dan wisatawan.
Sementara untuk khusus jalur Cinomati yang merupakan titik rawan kecelakaan, personil yang ditempatkan disana nantinya ditugaskan untuk mengalihkan kendaraan ke jalur lain.
“Khusus Cinomati sudah tahun-tahun lalu kendaraan dilarang lewat situ,” bebernya.
Singgih mengungkapkan, untuk jalur rawan kepadatan lalu lintas akan berada di Jalan Parangtritis dan Jalan Wonosari.
Untuk mengurai kepadatan lalu lintas, pihaknya pun akan memanfaatkan keberadaan JJLS dan Jembatan Kretek II.
“Jembatan Kretek II sangat membantu untuk pengalihan jalur mudik dan arus balik, makanya kami beri pos pantau di situ,” pungkasnya.( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-bantul_20180731_185700.jpg)