Berita Pendidikan Hari Ini

Sebanyak 18 Prodi di UIN Sunan Kalijaga Terakreditasi Internasional FIBAA

Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga (Suka) memperoleh akreditasi Foundation for International Business Administration Accreditation

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
dok.istimewa
ilustrasi berita pendidikan 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga (Suka) memperoleh akreditasi Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA) untuk 18 program studinya (prodi).

Rektor UIN Suka, Prof. Dr. Phil. Al Makin mengatakan, perolehan ini merupakan cara UIN Suka menuju world class university.

Adapun asesmen FIBAA sudah dilakukan sejak bulan Oktober 2022 dan diputuskan di bulan Maret 2023.

18 Prodi UIN Sunan Kalijaga yang mendapat akreditasi internasional tersebut adalah Prodi Studi Islam (S3), Pendidikan Bahasa Arab (S1), Pendidikan Agama Islam (S1) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (S1).

Juga, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (S2), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (S1), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (S2), Manajemen Pendidikan Islam (S1), Ilmu Hadis (S1), Studi Agama-Agama (S1) serta Ilmu Al Qur’an dan Tafsir (S1).

Baca juga: Telkomsel Upgrade 3G ke 4G/LTE Secara Bertahap di Jawa Tengah Pada Maret 2023

Selanjutnya, ada Prodi Akidah dan Filsafat Islam (S1), Bimbingan dan Konseling Islam (S1), Pengembangan Masyarakat Islam (S1), Sosiologi (S1), Ilmu Komunikasi (S1), Perbankan Syariah (S1) dan Manajemen Keuangan Syariah (S1).

"Sebelumnya, pada bulan Oktober 2022 lalu kami menjalani proses Asesmen Lapangan atau AL 18 prodi untuk dinilai kelayakannya oleh tim Asesor dari FIBAA. Pada saat ekspose, disampaikan beberapa catatan penting yang harus kami lakukan sebagai perbaikan," ujar Al Makin, Jumat (29/3/2023).

Setelah asesmen lapangan, FIBAA mengevaluasi kelayakan 18 prodi yang keseluruhannya memakan waktu selama 4 bulan untuk mendapatkan hasil akhir seperti yang diterima saat ini.

Lebih lanjut, Al Makin menjelaskan, pengakuan akreditasi internasional ini merupakan jalan UIN Sunan Kalijaga menuju kampus kelas dunia, terutama dalam bidang Islamic Studies.

"Dalam RENIP (Rencana Induk Pengembangan) UIN Sunan Kalijaga memang akan menjadi universitas berkelas internasional, terutama untuk program studi Islamic Studies. Namun, ada beberapa program studi non-Islamic Studies yang juga kami dorong agar ikut program internasionalisasi ini,” terangnya.

Sementara itu, Ketua LPM UIN Sunan Kalijaga, Dr. H. Muhammad Fakhri Husein, S.E., M.Si. menjelaskan bahwa UIN Sunan Kalijaga mengawali pencapaian prestasi pertama di Indonesia dalam perolehan akreditasi internasional dalam satu waktu sebanyak 18 Prodi oleh FIBAA.

Fakhri menambahkan, secara teknis UIN Sunan Kalijaga melakukan persiapan sampai dengan pelaksanaan asesmen lapangan ini sejak 1,5 tahun lalu. (ard)

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved