Berita Bantul Hari Ini

Pemkab Bantul Masih Kekurangan ASN  

Sebanyak 212 Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) telah dilantik menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) formasi 2021 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ban

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Bantul 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sebanyak 212 Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) telah dilantik menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) formasi 2021 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantul pada Rabu (29/3/2023) kemarin.

Namun dengan bertambahnya jumlah ASN saat ini masih dirasa kurang untuk memenuhi kebutuhan ASN di lingkungan Pemkab Bantul.  

Maka dari itu, Pemkab Bantul pun berencana mengajukan perekrutan CASN kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) sesuai dengan surat pemberitahuan agar pemerintah kabupaten/kota mengajukan kebutuhan ASN Tahun Anggaran 2023.

Baca juga: Pelaporan SPT DIY Triwulan I Capai 115 Persen

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bantul, Isa Budi Hartomo mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya masih menghitung formasi apa saya yang akan diusulkan.  

Namun berdasarkan kondisi saat ini, ia mengatakan bahwa Pemkab Bantul masih banyak membutuhkan formasi guru dan tenaga kesehatan, meski tidak menutup kemungkinan untuk tenaga teknis.

“Kuota CASN tahun ini tetap tidak mampu menutupi kekurangan pegawai di lingkungan Pemkab Bantul. Tapi setidaknya bisa sedikit menutupi yang pensiun,” ungkapnya Kamis (30/3/2023).

Ia mengungkapkan, pegawai di lingkungan Pemkab Bantul yang memasuki usia pensiun setiap tahunnya bisa mencapai sekitar 400-500 orang, dan di tahun 2023 disebutnya ada 497 orang yang pensiun.

“Paling tidak yang akan kita ajukan sesuai dengan angka pensiun tahun ini, sekitar 500an formasi,”  imbuhnya.
 
Dalam kesempatan itu Isa juga mengungkapkan bahwa kebutuhan pegawai Pemkab Bantul sebanyak 11.000an. Namun kondisi ASN yang ada saat ini mencapai sekitar 8.900an orang.

Maka dari itu, untuk menutupi kekurangan pegawai pihaknya memaksimalkan sumber daya manusia (SDM) yang ada. Selain itu juga terpaksa merekrut pegawai harian lepas (PHL) di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang jumlahnya sekitar 3.000an orang.

Sementara itu Bupati Bantul Abdul Halim Muslih berharap agar para ASN yang telah dilantik dapat menjalankan perannya sebagai agen perubahan dengan baik serta mengedepankan empati. 

“Aparatur Sipil Negara bukanlah pekerja kantoran, melainkan insan-insan peradaban penuh empati. Jadi saya berharap dalam menjalankan amanah ini dapat mengedepankan empati sehingga pelayanan yang saudara berikan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal. ASN itu harus bisa jadi agen perubahan," ujarnya.
 
Bupati mengatakan, ASN secara profesional harus dapat mendukung terlaksananya pembangunan dalam berbagai aspek sesuai dengan keahlian dan keterampilan yang dimiliki.  

"Bekerjalah dengan penuh dedikasi, loyalitas dan integritas yang tinggi. Junjung tinggi etika  sebagai PNS dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan. Jadilah sosok teladan bagi  lingkungan kerja dan sekitar. Berikan pelayanan yang terbaik dan ciptakan terobosan dan inovasi,"  tandasnya. (nto)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved