Piala Dunia U20 2023
Soal Penolakan Timnas Israel U20, Presiden Jokowi: Jangan Campuradukkan Olahraga dan Urusan Politik
Menurut Jokowi, keikutsertaan Israel tidak ada kaitannya dengan konsistensi maupun posisi politik Indonesia terhadap Palestina.
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM- Nasib penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U-20 2023 kini menjadi tanda tanya imbas penolakan dari banyak pihak terkait keikutsertaan tim nasional Israel dalam turnamen tersebut.
Penolakan tersebut membuat FIFA membatalkan drawing atau pengundian grup Piala Dunia U-20 yang sedianya digelar di Bali pada Jumat (31/3/2023).
Sebelumnya, sejumlah pihak menolak kedatangan timnas Israel karena dianggap bertentangan dengan komitmen Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina.
Penolakan itu sudah muncul sejak Israel dipastikan lolos ke Piala Dunia U20 2023 pada 25 Juni 2022. Israel berhasil lolos ke Piala Dunia U20 2023 setelah mereka menjadi runner up Grup B Piala Eropa U19 2022, menyusul kekalahan 3-2 Serbia dari Austria.
Menanggapi hal tersebut, Presiden Joko Widodo akhirnya angkat bicara. Menurutnya, keikutsertaan Israel tidak ada kaitannya dengan konsistensi maupun posisi politik Indonesia terhadap Palestina. Sebab, lanjut Jokowi, dukungan Indonesia kepada Palestina selalu kokoh dan kuat.
"Dalam urusan Piala Dunia U20 ini, kita sependapat dengan Duta Besar Palestina untuk Indonesia bahwa FIFA memiliki aturan yang harus ditaati anggotanya. Jadi jangan mencampuradukkan urusan olahraga dan urusan politik," ujar Jokowi melalui siaran langsung Sekretariat Presiden, Selasa (28/3/2023) malam.
"Saat ini, FIFA juga telah mengetahui adanya penolakan-penolakan terhadap keikutsertaan timnas Israel di Piala Dunia U20. Tapi kita, baik pemerintah maupun PSSI masih terus berusaha agar ada solusi terbaik," lanjutnya.
"Untuk itu saya telah mengutus ketua umum PSSI bapak Erick Thohir untuk bertemu dengan tim FIFA untuk mencari penyelesaian yang terbaik, mencari solusi yang terbaik," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menegaskan bahwa prinsip bangsa Indonesia selalu konsisten dan teguh dalam memperjuangkan dan mendukung kemerdekaan bangsa Palestina dan mendukung penyelesaian two stage solution negara Israel dan Palestina merdeka.
"Ini sesuai dengan konstitusi, menolak penjajahan dalam bentuk apapun dan ini selalu kita sampaikan dalam forum forum bilateral, forum multilateral maupun forum internasional lainnya," kata Jokowi.
Dubes Palestina tak mempermasalahkan
Sebelumnya, Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al Shun justru tidak mempermasalahkan terkait kedatangan tim nasional Israel ke Indonesia untuk mengikuti Piala Dunia U20.
Dilansir Tribun Jogja dari laman Kompas.com, Zuhari menyatakan bahwa kepesertaan masing-masing negara yang ikut serta dalam Piala Dunia U20 tersebut tidak ada kaitannya dengan masalah suka atau tidak suka.
"Tentu saja kepesertaan masing-masing negara yang ikut dalam event ini tidak ada keterkaitannya dengan masalah suka atau tidak suka dengan negara-negara yang ikut," kata Zuhair di Kedutaan Besar Palestina, Jakarta, Rabu (15/3/2023).
Zuhair yakin bahwa kedatangan tim nasional Israel tidak akan merubah sikap Indonesia kepada Palestina.
Bagi dia, Indonesia senantiasa konsisten dan teguh dalam mendukung isu Palestina baik dalam berbagai forum regional, bilateral, maupun multilateral.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jokowi-timnas.jpg)