Berita Sleman Hari Ini
BPBD Sleman Imbau Masyarakat Waspada Karena Masih Ada Potensi Pohon Tumbang
Pohon-pohon di Sleman tumbang karena angin kencang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman imbau masyarakat untuk waspada.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pohon-pohon di Sleman tumbang karena angin kencang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman imbau masyarakat untuk waspada.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman, Bambang Kuntoro mengatakan ada belasan pohon tumbang pada Rabu (22/03/2023) petang, akibat hujan deras disertai angin kencang.
Pohon-pohon tersebut ada yang menimpa rumah warga hingga menimpa kandang sapi.
Baca juga: Sebanyak 1.876 Relawan di Sleman Sudah Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan
"Pohon tumbang terjadi beberapa kapanewon, seperti di Kapanewon Minggir ada 9 titik, kemudian Gamping ada 3 titik, dan di Seyegan ada 1 titik," katanya, Kamis (23/03/2023).
Tidak ada korban jiwa akibat pohon tumbang. Hanya saja ada seorang warga yang tertimpa pohon saat memangkas pohon tumbang.
"Saat ini sudah mendapatkan perawatan di RS PKU Muhammadiyah Gamping, mengalami patah tulang. Sedang kami lacak, apakah relawan kami atau bukan, kemudian apakah sudah ada BPJS Ketenagakerjaan atau belum," lanjutnya.
Ia menyebut potensi pohon tumbang masih akan terjadi beberpa waktu ke depan. Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar mewaspadai potensi pohon tumbang.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk memangkas pepohonan rimbun yang ada di sekitar rumah.
"Pohon yang pendek-pendek saja, yang 2 meteran. Kami sudah meminta agar pohon-pohon yang tingginya 4 meter untuk dipangkas. Ya mengutamakan kesiapsiagaan," imbuhnya. (maw)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-sleman_20180731_185753.jpg)