Berita Kriminal

Inspektur Satu Abal-abal Ngaku-ngaku Anggota BIN, Ternyata Modus Dekati Perempuan

Namun dalam kasus itu ada pula penipuan dengan mengatasnamakan Badan Intelijen Negara (BIN).

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
dok. Polrestabes Palembang
Polrestabes Palembang melakukan gelar perkara terkait kasus ungkap kasus BIN gadungan yang kedapatan memproduksi senjata api rakitan dengan memodifikasi airsoftgun, Selasa (21/3/2023). 

Tribunjogja.com Palembang - Berita kriminal kali ini datang dari Palembang.

Kasusnya adalah produksi home industri senjata api.

Namun dalam kasus itu ada pula penipuan dengan mengatasnamakan Badan Intelijen Negara (BIN).

Tersangka yang diamankan adalah Jaka Saputra (31), warga Jalan Panca Usaha, Kecamatan Seberang Ulu 1, Palembang, Sumatera Selatan.

Dia awalnya ditangkap karena mengaku sebagai anggota polisi.

Saat diperiksa petugas, Jaka mengaku sebagai perwira Badan Intelijen Negara (BIN) yang berpangkat Inspektur Satu (Iptu).

Menurutnya ia nekat mengaku sebagai anggota BIN karena pernah ikut tes seleksi masuk anggota BIN tapi tidak lulus.

"Pernah ikut tes anggota BIN pak, tapi tidak lulus, itulah saya malu, jadi saya mengaku anggota BIN," katanya.

Saat ditanya alasannya mengaku menjadi anggota BIN, Jaka menjawab untuk bersenang-senang mendekati wanita.

“Kalau mengaku sebagai BIN cuma senang-senang saja biar bisa dekati perempuan.

Korban tidak ada yang saya rugikan atau dimintai uang,”ucap Jaka.

Saat ditangkap petugas di wilayah Plaju, Jaka bersama seorang wanita.

Selain itu, sejak setahun terakhir ia bersama rekannya memproduski senjata api rakitan dengan memodifikasi senjata airsoftgun.

Senjata itu dijual dengan harga bervariasi untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Namun saat ditanya kepemilikan senjata tersebut, Jaka mengaku dirinya hanya mendapatkan dari titipan teman.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved